19 Ribu Orang Tinggalkan Batam Melalui Kapal Pelni

Ilustrasi Kapal Pelni. (Foto: Pelni)

BATAM, DURASI.co.id – Batam tengah mengalami puncak arus mudik dengan ribuan pemudik berangkat menggunakan kapal Pelni menuju berbagai daerah. Hingga 28 Maret 2025, tercatat sebanyak 19.000 pemudik telah meninggalkan Batam melalui jalur laut.

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengungkapkan bahwa tanggal 28-29 Maret 2025 menjadi puncak kepadatan arus mudik menggunakan kapal Pelni.

“Pada Jumat (28/3/2025) pukul 12.00 WIB, kapal Kelud bertolak dari Pelabuhan Bintang 99, Batam, membawa 3.741 penumpang tujuan Medan. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 orang memanfaatkan tiket mudik gratis yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan dan BUMN Persero,” ungkap Edwin, Jumat (28/3/2025).

Selain itu, kata Edwin, kapal KM Ngapulu dijadwalkan berangkat pada pukul 19.00 WIB dengan tujuan Jakarta, mengangkut 2.743 penumpang. Sebanyak 200 di antaranya mendapatkan tiket gratis dari Telkomsel.

Baca Juga :  Jasa Raharja Kepri Sosialisasikan Perubahan Penyelesaian Santunan Bagi Korban “Penyebab” Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Akibat Tabrakan 2 Atau Lebih Kendaraan

“Pelayaran terakhir arus mudik dengan kapal Pelni dari Batam akan berlangsung pada 31 Maret 2025, bertepatan dengan hari Lebaran,” kata Edwin.

Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, Pelni bersama Perhutani menghadirkan Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Bintang 99.

Ia menambahkan, para pemudik yang menunggu keberangkatan dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pengecekan tensi darah, gula darah, dan kolesterol. Selain itu, tersedia pula layanan pijat refleksi serta obat gratis bagi pemudik yang membutuhkan.

“Dengan berbagai fasilitas yang disediakan, diharapkan perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi para pemudik yang memilih jalur laut dari Batam,” katanya.

Penulis: Ledi
Editor: Indra