57 Sepeda Motor Terjaring Razia Balap Liar di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru mengamankan 57 sepeda motor beserta pengendaranya, Minggu (2/3/25). Foto: Polresta Pekanbaru

PEKANBARU, DURASI.co.id – Puluhan kendaraan yang diduga digunakan untuk aksi balap liar diamankan dalam razia yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru pada Minggu (2/3/2025).

Razia ini dilakukan sebagai upaya menciptakan ketertiban dan keamanan, khususnya selama bulan Ramadan, sekaligus menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya aksi balapan liar di sejumlah titik di Kota Pekanbaru.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP I Made Juni, yang memimpin langsung razia tersebut, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mengamankan 57 unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

“Kegiatan ini merupakan respons atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aksi balapan liar di beberapa lokasi,” ujar AKP I Made Juni.

Baca Juga :  Bupati Kasmarni Paparkan Potensi Kawasan Industri Buruk Bakul di Hadapan Wamen Perindustrian

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah Jalan KH Nasution, yang kerap dijadikan arena balapan oleh para remaja. Setelah menerima laporan dari warga melalui layanan pengaduan, petugas kepolisian segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan puluhan kendaraan.

“Sebanyak 57 unit sepeda motor kami amankan dan saat ini telah berada di Satlantas Polresta Pekanbaru untuk dilakukan penindakan berupa tilang,” jelas AKP I Made Juni.

Razia ini merupakan bagian dari Operasi Tertib Ramadan Lancang Kuning 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban selama bulan suci.

Beberapa titik rawan yang menjadi sasaran patroli antara lain Jalan Yos Sudarso, Paus Rumbai Pesisir, Jembatan Siak 4, Sudirman MTQ, Arifin Ahmad, serta Stadion Naga Sakti.

Baca Juga :  Bangkai Buaya Raksasa di Inhil Dikirim ke Jakarta untuk Diawetkan

AKP I Made Juni menegaskan bahwa patroli dan razia akan terus dilakukan secara rutin, terutama selama Ramadan, guna mencegah aksi balap liar yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak melakukan balap liar. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, kegiatan ini juga melanggar hukum.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah,” harpanya.

Penulis: Ismail
Editor: Indra