Khutbah Jumat di Masjid Al Hidayah Pekanbaru: Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijah

Redaksi Durasi
Shalat Jumat di Masjid Al Hidayah Pekanbaru, Jumat (14/6). Foto: Haykal/Durasi.co.id

PEKANBARU, DURASI.co.id – Keutamaan 10 hari pertama Dzulhijah, itulah tema yang diangkat Ramy Ahmad Haikal selaku Khatib shalat Jumat di Masjid Al Hidayah, Jalan Asofa I, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, hari ini Jumat, 14 Juni 2024 pukul 12.20 WIB, yang dihadiri sekitar 180-an jamaah.

Dalam khutbah Jumatnya, Khatib Ramy Ahmad Haikal menekankan bahwa 10 hari pertama bulan Dzulhijah hendaknya memperbanyak amalan shaleh, berpuasa, zakat dan perbuatan baik lainnya, karena pahalanya berpuluh kali lipat dari hari biasa.

“10 malam terakhir bulan Ramadhan dan 10 hari pertama bulan Dzulhijah semua amalan dilipat gandakan, maka perbanyaklah amal sholeh,” kata Ramy.

Baca Juga :  BI Ingatkan Perbankan di Riau Tetap Berikan Pelayanan Selama Nataru

Di lain kesempatan, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Hidayah, Ustadz Muhammad Ilham menyampaikan, bahwa tahsin sudah mulai dilakukan bekerjasama dengan Laziz Muhammadiyah.

“Kita memberikan kesempatan kepada pondok pesantren di Pekanbaru untuk mengkaderisasi santri-santrinya dalam kegiatan dakwah, sebagai khatib dan imam shalat Jumat di Masjid Al Hidayah,” kata Ustadz Muhammad Ilham.

Pada kesempatan itu, Ustadz Muhammad Ilham menyampaikan bahwa pemotongan hewan kurban 1445 H akan dilaksanakan pada Selasa, 18 Juni 2024.

“Pemotongan hewan kurban tahun ini satu ekor sapi besar kurban dari Haji Sahrul dan satu ekor kambing dari perusahaan Blue Bird Taxi. Ini data yang baru masuk ke kami selaku DKM,” ujarnya.

Baca Juga :  Gebrakan Lettu Ucok Doni Samosir Manfaatkan Lahan Tidur Jadi Produktif

Lebih lanjut dikatakannya, bagi jamaah yang ingin menyembelih hewan kurban di Masjid Al Hidayah bisa berkordinasi dengan DKM.

Pada Jumat kali ini, DKM masjid Al Hidayah memberikan kesempatan untuk kaderisasi kepada santri dari Pondok Pesantren Ad Dzahabi untuk bertindak selaku Imam dan Khatib Jumat. Sementara bertindak sebagai Muadzin, Ustadz Ridwan.

Sebagai pungkasan rangkaian shalat Jumat, seperti biasa diadakan makan siang bersama dengan hidangan yang sudah dipersiapkan Haji Sahrul selaku pendiri dan donatur tunggal Masjid Al Hidayah Pekanbaru. (Haykal)