Program MBG di Batam Tetap Berjalan, Makanan Kering Disiapkan untuk Berbuka

Ilustrasi makanan bergizi gratis. (Foto: Setneg.go.id)

BATAM, DURASI.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam dipastikan tetap berjalan selama Ramadan, meskipun dengan penyesuaian dalam bentuk makanan kering yang bisa dikonsumsi saat berbuka puasa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut agar siswa tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup selama bulan suci. Keputusan ini diambil setelah koordinasi dengan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG).

“Hasil koordinasi dengan kepala SPPG, program ini akan tetap berjalan selama Ramadan,” kata Tri Wahyu saat dihubungi, Sabtu (1/3/2025).

Makanan yang disalurkan akan dikemas dengan baik agar tahan lama hingga waktu berbuka puasa. Bagi siswa Muslim, makanan tersebut dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka, sementara siswa non-Muslim disarankan untuk mengonsumsinya di rumah.

Baca Juga :  6.800 Penumpang Diperkirakan Tiba di Pelabuhan Telaga Punggur Hari Ini, Didominasi dari Tanjungpinang dan Lingga

Tri menambahkan bahwa pihak sekolah akan memberikan edukasi kepada siswa mengenai etika dalam mengonsumsi makanan selama Ramadan.

“Para guru akan mengingatkan siswa bahwa makanan ini sebaiknya dinikmati saat berbuka puasa dan tidak dimakan diam-diam di jalan. Bagi siswa non-Muslim, kami menyarankan agar mereka mengonsumsinya di rumah agar lebih nyaman,” jelasnya.

Meskipun skema ini telah disiapkan, pelaksanaannya masih menunggu finalisasi. Dinas Pendidikan Kota Batam akan segera menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) untuk memastikan program berjalan efektif.

“Kami masih menunggu finalisasi lebih lanjut sebelum Juknis diterbitkan,” imbuh Tri.

Selain memastikan keberlanjutan selama Ramadan, Tri juga mengumumkan bahwa cakupan program MBG telah diperluas ke 13 sekolah di Kota Batam, dengan total 9.758 siswa dari tingkat TK, SD, dan SMP sebagai penerima manfaat.

Baca Juga :  Hari Sumpah Pemuda 2024, Marlin: Pembangunan Seluruh Sektor Butuh Partisipasi dan Perjuangan Pemuda

“Saat ini, program MBG telah menjangkau 13 sekolah melalui tiga dapur yang beroperasi, dengan total penerima 9.758 siswa. Ke depan, akan ada beberapa mitra baru yang sedang dalam proses asesmen oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” ungkapnya.

Tiga dapur MBG yang saat ini beroperasi merupakan mitra BGN, yaitu Yayasan Siap di Kecamatan Bengkong, Yayasan Darul Solohin di Kecamatan Batam Kota, dan Yayasan Yon Kenedia di Kecamatan Sei Beduk.

Terkait kemungkinan tambahan dapur milik BGN sendiri, Tri menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian waktu operasionalnya.

“Kami belum tahu kapan dapur milik BGN akan mulai beroperasi, tetapi kemungkinan dalam waktu dekat,” katanya.

Dengan adanya perluasan ini, diharapkan lebih banyak siswa di Kota Batam dapat merasakan manfaat dari program MBG, terutama selama bulan Ramadan.

Baca Juga :  Perbaiki Pompa Tangki Ozon Seraya, ABH Pastikan Bantuan Air Bersih bagi Pelanggan

Penulis: Ledi
Editor: Indra