Pawai Takbir di Batam, Menteri Transmigrasi Kagum dengan Antusias Masyarakat

Pawai takbir di Kota Batam, Minggu (30/3/25). Foto: MCB

BATAM, DURASI.co.id – Pawai takbir Idulfitri 1446 Hijriah di Kota Batam berlangsung meriah pada Minggu (30/3/2025) malam. Ribuan masyarakat turut serta dalam kegiatan yang menjadi tradisi tahunan ini.

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanegara, yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap antusiasme warga Batam dalam menyambut malam takbiran.

Pawai takbir yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam dipusatkan di Dataran Masjid Agung Raja Hamidah. Kehadiran Menteri Iftitah dalam acara ini bertepatan dengan kunjungan kerjanya ke Kawasan Rempang Eco City, yang telah selesai sore harinya.

“Saya sangat senang sekali. Kemarin saya diundang oleh wali kota dan wakil wali kota. Setelah menyelesaikan agenda di Rempang, saya berkesempatan bertemu tokoh masyarakat setempat dan kini bisa menghadiri malam takbiran ini. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” ujar Iftitah.

Baca Juga :  Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Kepri Serahkan Sarana Pencegahan Kecelakaan ke Dishub Batam

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa pawai takbir ini tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam mempererat kebersamaan di tengah keberagaman.

“Pawai takbir ini menciptakan harmoni, karena terlihat bahwa peserta berasal dari berbagai komunitas dan lintas agama. Ini mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat,” kata Amsakar.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksanaan Idulfitri tingkat Kota Batam, Salim, melaporkan bahwa pawai takbir tahun ini diikuti oleh 123 kendaraan, yang terdiri dari 73 unit mobil hias dan 50 unit mobil pendukung. Pawai ini melibatkan berbagai unsur, termasuk OPD Pemko Batam, BP Batam, kecamatan, kelurahan, instansi vertikal, ormas Islam, masjid, hingga mushola di Batam.

Baca Juga :  BPK Sebut Temuan Pembayaran Honorarium Disebabkan oleh Camat Batu Ampar

“Rute pawai takbir dimulai dari Masjid Agung Raja Hamidah dan berakhir di Pelabuhan Batu Ampar,” ujar Salim.

Sebagai bagian dari kemeriahan, pawai takbir ini juga dilombakan dengan total hadiah Rp36 juta. Juara pertama mendapatkan Rp12 juta, juara kedua Rp10 juta, juara ketiga Rp8 juta, dan juara keempat Rp6 juta.

“Dengan adanya pawai takbir ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi terus terjaga, sekaligus mendorong masyarakat untuk terus berkontribusi bagi negeri,” ucap Salim.

Penulis: Ledi
Editor: Rudi