Siti Aisyah Resmi Jabat Ketua TP-PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis

Siti Aisyah, saat menandatangani SK Pengangkatan sebagai Ketua TP-PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis di Pekanbaru, Sabtu (2/3/25). Foto: Prokopim Bengkali

BENGKALIS, DURASI.co.id – Ketua TP-PKK Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, secara resmi melantik Siti Aisyah sebagai Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis, Sabtu (2/3/2025), di Pekanbaru. Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau, serta para bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota se-Provinsi Riau.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Ketua TP-PKK Provinsi Riau Nomor 01/PKK/Provinsi Riau/Tahun 2025 tanggal 28 Februari 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua TP-PKK Kabupaten/Kota. Selain itu, pengangkatan sebagai Ketua Pembina Posyandu juga mengacu pada SK Nomor 01/Posyandu/Provinsi/2/2025 pada tanggal yang sama.

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 10 Ketua TP-PKK dan Ketua Pembina Posyandu kabupaten/kota di Provinsi Riau turut dilantik. Mereka berasal dari Kabupaten Bengkalis, Pelalawan, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kepulauan Meranti, serta Kota Dumai dan Pekanbaru.

Baca Juga :  Dipimpin Wakil Ketua III DPRD Bengkalis, Bupati Kasmarni Sampaikan Ranperda APBD Perubahan TA 2024

Ketua TP-PKK Provinsi Riau dalam sambutannya menyampaikan keyakinannya bahwa para ketua TP-PKK kabupaten/kota akan menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan maksimal, terutama dalam mendukung pemberdayaan keluarga serta penguatan peran Posyandu.

“Saya percaya Ketua TP-PKK dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya, disertai rasa tanggung jawab yang tinggi. Harapannya, peran serta PKK dapat semakin meningkat dalam mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera,” ujarnya.

Usai dilantik, Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis, Siti Aisyah, menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat, termasuk kader PKK dan Posyandu, dapat mendukung program yang dijalankan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara PKK, pemerintah, dan mitra lembaga untuk keberhasilan program-program pemberdayaan keluarga.

Baca Juga :  Tour de Muara Takus Diharapkan Jadi Events Nasional

“Sinergi antara pemerintah daerah, PKK, dan Posyandu harus terus diperkuat agar tujuan kesejahteraan keluarga dapat tercapai. Saat ini kita menghadapi tantangan besar, yakni pencegahan stunting pada anak-anak di daerah,” ungkap Siti Aisyah.

Siti Aisyah juga mengajak seluruh kader di desa, kelurahan, dan kecamatan untuk mengedepankan prinsip kemitraan, keswadayaan, dan gotong royong dalam menjalankan program.

Secara terpisah, Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, mewakili Bupati Bengkalis, menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut. Ia berharap, dengan kepemimpinan TP-PKK dan Pembina Posyandu yang baru, upaya penurunan angka stunting, gizi buruk, dan anak putus sekolah dapat berjalan lebih efektif.

“Kehadiran organisasi yang terkoordinasi dari tingkat kabupaten hingga desa sangat penting dalam mendukung kesehatan anak. Posyandu harus menjadi garda terdepan untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan cerdas,” jelas Bagus.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik, Didorong Kenaikan Harga Kernel

Ia menambahkan bahwa Ketua TP-PKK memiliki peran strategis dalam mendampingi kepala daerah, sekaligus menjalankan program-program kesejahteraan masyarakat secara langsung.

“Saya berharap Ketua TP-PKK yang baru dilantik dapat melanjutkan estafet pengabdian, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Bengkalis,” tutupnya.

Penulis: Fadil
Editor: Indra