150 Rumah Relokasi di Tanjung Banon Sudah Teraliri Listrik

Rumah relokasi warga Rempang di Tanjung Banon. (Foto: BP Batam)

BATAM, DURASI.co.id – Ratusan unit rumah relokasi di Tanjung Banon, Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) kini telah dialiri listrik dan siap digunakan.

Hal ini menandai komitmen PT PLN Batam dalam mendukung kelancaran relokasi warga terdampak proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco-City.

Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT PLN Batam, Raditya Suryadanu, menyampaikan bahwa hingga akhir Maret 2025, sekitar 150 dari total 300 rumah relokasi di Tanjung Banon telah teraliri listrik.

“Total terdapat 1.000 unit rumah relokasi yang disiapkan oleh BP Batam bagi masyarakat terdampak PSN Rempang Eco-City,” ujar Raditya, Minggu (6/4/2025).

Ia menjelaskan bahwa aliran listrik ke rumah-rumah relokasi sudah mulai tersedia sejak November tahun lalu, dan penyambungan dilakukan secara bertahap berdasarkan permintaan warga.

Baca Juga :  Peningkatan Layanan, ABH Laksanakan Perbaikan Pipa dan Pemasangan Gate Valve di Simpang Fanindo Sagulung

“Jika rumah sudah siap dan ada permohonan sambungan listrik, kami segera tindak lanjuti,” jelas Raditya.

Setiap rumah relokasi, lanjut Raditya, saat ini mendapat daya sebesar 1.300 VA atau sekitar 6 ampere, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga seperti kulkas, AC, televisi, dan mesin cuci.

Sistem kelistrikan yang digunakan adalah sistem prabayar berbasis token,” ujar Raditya menandaskan.

Penulis: Ledi
Editor: Indra