Empat Rumah dan Enam Motor Hangus Terbakar di Pekanbaru, Kerugian Capai Rp500 Juta

Petugas Damkar berupaya memadamkan api yang membakar permukiman di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Tangkerang Tengah, Pekanbaru, Rabu (29/10/25). Foto: Sukri-Durasi.co.id

PEKAMBARU, DURASI.co.id – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Cendrawasih, Gang Kakak Tua 2, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (29/10/2025) sore. Api menghanguskan satu rumah permanen, tiga rumah petak, dan enam sepeda motor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Dul Gamar, mewakili Kepala Dinas Zarman Candra, mengatakan timnya segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Saat petugas tiba, api sudah membesar dan menjalar ke rumah petak di sekitarnya. Kami langsung melakukan pemadaman intensif agar tidak meluas ke bangunan lain,” kata Dul.

Baca Juga :  2.801 Wisman Telah Berkunjung ke Riau pada Oktober 2022

DPKP menurunkan empat unit mobil pemadam, satu unit mobil rescue, dan satu unit mobil komando untuk memadamkan api. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar dua jam hingga api benar-benar padam.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah yang terbakar.

“Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, tetapi kepastian baru bisa disampaikan setelah olah TKP selesai,” ujar Dul

Petugas DPKP bersama aparat kepolisian kini masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak. Sejumlah korban kehilangan tempat tinggal dan memerlukan bantuan sementara.

Pihak DPKP mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan tidak menumpuk colokan listrik secara berlebihan.

Baca Juga :  Bangunan Produksi Batako di Pekanbaru Dilalap Api

“Kebakaran akibat korsleting listrik ini paling sering terjadi. Kami minta warga lebih waspada dan melakukan pengecekan berkala,” ungkapnya.

Penulis: Sukri
Editor: Indra