Pria Diduga Lompat dari Kapal Dumai Line Ditemukan Meninggal di Selat Meranti

Tim SAR mengevakuasi jasad korban, Sabtu (18/4/26).

PEKANBARU, DURASI.co.id – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga melompat dari kapal Dumai Line di Perairan Selat Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026).

Korban diketahui berinisial NS (32), warga Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu (10/4/2026) setelah diduga melompat dari kapal.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan korban ditemukan pada jarak sekitar 2,55 mil laut dari Selat Panjang, tepatnya di Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Korban yang diduga sebelumnya melompat dari kapal ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026). Lokasinya di Desa Sokop, sekitar 2,55 mil laut dari Selat Panjang,” ujarnya.

Dalam proses evakuasi, tim Basarnas dibantu oleh BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Polair Selat Panjang, TNI Angkatan Laut, serta masyarakat setempat.

“Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Selat Panjang untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga,” tuturnya.

Sebelumnya, Basarnas Pekanbaru menerima laporan mengenai kondisi membahayakan manusia, yakni seorang pria yang hilang setelah diduga melompat dari kapal Dumai Line di Perairan Selat Meranti pada Sabtu (10/4/2026).

“Kami menerima laporan adanya seseorang yang diduga melompat dari kapal Dumai Line yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Buton menuju Tanjung Balai Karimun,” jelasnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas langsung mengerahkan tujuh personel dari Unit Siaga SAR Meranti ke lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 12 mil laut pada arah 111 derajat.

“Kami segera memberangkatkan tim SAR yang dilengkapi dengan peralatan penyelamatan untuk melakukan pencarian,” pungkasnya. [bud]

Baca Juga :  Evaluasi Total, PSPS Pekanbaru Andalkan Pemain Lokal di Sisa Musim