SIDOARJO, DURASI.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian serius dari berbagai lini pelayanan masyarakat, termasuk para tenaga lini lapangan di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.
Program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025 ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan ibu menyusui guna menekan angka stunting di Indonesia.
Pada Senin (11/5/2026), Penyuluh KB Kecamatan Tulangan melakukan monitoring distribusi MBG 3B yang menyasar Bumil (ibu hamil), Busui (ibu menyusui), dan balita prasekolah.
Monitoring dilakukan untuk memastikan bantuan makanan bergizi benar-benar tersalurkan tepat sasaran melalui Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) di masing-masing desa.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata keterlibatan tenaga lini lapangan dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, khususnya dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.
Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Tulangan, Dwi Fitriyani, mengatakan keterlibatan Kader TPK tidak hanya sebatas mendistribusikan bantuan makanan bergizi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi keluarga.
“Keterlibatan Kader TPK dalam pendistribusian MBG 3B diharapkan mampu memberikan sentuhan secara personal melalui edukasi gizi dan pemantauan perkembangan sasaran untuk memastikan status gizi yang lebih paripurna. Hal tersebut tentu akan menekan angka stunting,” ujarnya.
Dengan adanya pengawasan langsung dari Penyuluh KB bersama kader di lapangan, Dwi berharap program MBG 3B mampu berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Tulangan. [Rofi]







