BATAM, DURASI.co.id – Gangguan aliran listrik dari PLN Batam pada Senin (12/10/2026) berdampak pada operasional delapan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) yang dikelola PT Air Batam Hilir (ABH).
Gangguan tersebut berpotensi memengaruhi proses pengolahan dan distribusi air minum kepada pelanggan di sejumlah wilayah Kota Batam.
Berdasarkan informasi yang disampaikan ABH, delapan instalasi yang terdampak meliputi IPAM Sei Ladi, IPAM Harapan, Booster Ozon, IPAM Duriangkang, IPAM Muka Kuning, IPAM Nongsa, IPAM Tembesi, dan IPAM Piayu.
Dampak gangguan listrik tersebut dapat menyebabkan tekanan air mengecil, aliran air tidak mengalir, hingga penghentian suplai air untuk sementara waktu di wilayah pelayanan yang terdampak.
ABH menyatakan terus berkoordinasi dan memantau kondisi operasional instalasi serta perkembangan pemulihan pasokan listrik.
Pemulihan pelayanan air minum akan dilakukan secara bertahap seiring dengan normalisasi aliran listrik dari PLN Batam dan kembali beroperasinya instalasi pengolahan air minum.
ABH juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengapresiasi pengertian dan kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
Pelanggan yang mengalami gangguan pelayanan atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi saluran resmi ABH melalui Call Center (0778) 5700 000 atau WhatsApp 0811 778 0166.
Selain itu, pelanggan dapat mendatangi Kantor Pelayanan Pelanggan di Bengkong, Batu Aji, dan kantor pusat (HO) Batam Center. Informasi dan pengaduan juga dapat disampaikan melalui aplikasi Air Minum Batam, Instagram dan Twitter @airbatamhilir, Facebook airbatamhilir, situs web www.airbatam.com, serta email [email protected]. [dr]










