Ketua BTN PSSI Sebut Gubernur Bobby Nasution Peduli Sepak Bola Kelompok Usia

Redaksi Durasi
Gubernur Sumut Bobby Nasution berfoto bersama para peserta usai menghadiri Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Sumut di Kantor Gubernur, Senin (12/10/26).

MEDAN, DURASI.co.id – Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji mengapresiasi dukungan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terhadap pengembangan sepak bola kelompok usia. Bahkan, Sumardji menyebut Bobby Nasution sebagai satu-satunya gubernur yang menunjukkan kepedulian besar terhadap penyelenggaraan kompetisi sepak bola kelompok usia.

Hal tersebut disampaikan Sumardji saat menghadiri Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (12/10/2026). Menurutnya, dukungan Bobby Nasution terlihat dari kesediaan Sumut menjadi tuan rumah berbagai kompetisi sepak bola kelompok usia tingkat internasional.

Sumut sebelumnya menjadi tuan rumah Piala Kemerdekaan 2025 yang menjadi ajang pemanasan menuju Piala Dunia U-17. Selanjutnya, Sumut kembali dipercaya menjadi tuan rumah Piala AFF U-19.

Sumardji mengatakan, PSSI telah menawarkan kesempatan menjadi tuan rumah kompetisi kelompok usia kepada para gubernur di Indonesia. Namun, menurutnya, hanya Gubernur Sumut yang memberikan respons positif dan bersedia memberikan dukungan.

Baca Juga :  Prestasi Gemilang, Padepokan Cimande Maung Banten Raih Emas dan Perak di Tingkat IPSI

“Pak Bobby satu-satunya gubernur yang peduli dengan sepak bola kelompok usia. Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Saya sendiri yang meminta tolong kepada gubernur lain untuk menjadi tuan rumah kompetisi kelompok usia, tetapi tidak ada yang bersedia. Namun, Gubernur Sumut benar-benar peduli,” kata Sumardji.

Menurut Sumardji, penyelenggaraan dua kompetisi internasional tersebut berjalan sukses dan mendapat respons luar biasa dari masyarakat Sumut. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan PSSI terus diperkuat untuk memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola di Sumut.

“Ini merupakan langkah awal yang nyata untuk membawa sepak bola Sumut menuju masa depan yang lebih cerah, bukan hanya dari sisi pemain, tetapi juga wasit, penyelenggara, fasilitas, dan lainnya,” kata Sumardji.

Baca Juga :  Bupati Asahan Hadiri Rakor Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumut

Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution optimistis geliat sepak bola di Sumut dapat berdampak pada peningkatan perekonomian sekaligus pengembangan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terus berupaya mendorong pengelolaan sektor olahraga agar semakin profesional dan mandiri.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan kewenangan kepada Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumut untuk mengelola aset secara mandiri melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadikan olahraga sebagai industri yang mampu menghasilkan pendapatan sekaligus memberikan kontribusi bagi daerah.

“Sepak bola merupakan olahraga yang paling banyak digemari. Saya rasa, dengan pengelolaan yang tepat, kita dapat menjadikan olahraga sebagai industri. Oleh karena itu, pada 2028, Dispora kami tidak akan lagi bergantung pada APBD. Mereka akan mengelola aset senilai sekitar Rp3,2 triliun secara mandiri melalui BLUD, memperoleh pendapatan dari sana, serta menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD),” kata Bobby Nasution.

Baca Juga :  Paviliun Tapsel di PRSU Pamerkan Kain Tenun dan Batik

Ketua PSSI Sumut terpilih Arya Sinulingga mengatakan, hubungan Pemprov Sumut dengan PSSI selama ini berjalan sangat baik. Berbagai inovasi, kegiatan, dan kebijakan terus dilakukan bersama untuk mendorong kemajuan sepak bola di Sumut.

“Apa yang sudah kita kerjakan selama ini tidak terlepas dari dukungan Gubernur Sumut. Pada tingkat teknis, kami juga mendapat dukungan luar biasa dari Kepala Dispora. Ke depan, kita harus lebih tegas lagi dalam membangun sepak bola Sumut,” kata Arya Sinulingga.

Arya Sinulingga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PSSI Sumut periode 2026–2030. Ia diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan Pemprov Sumut serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem sepak bola Sumut yang semakin maju. [Nababan]