BINTAN, DURASI.co.id – Dua rumah warga di Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, rusak akibat hujan deras disertai angin kencang pada Jumat malam (24/10/2025). Peristiwa ini membuat warga panik karena listrik padam dan angin menerpa atap rumah.
Rumah milik Mulyadi Nasrun dan Sari Hasidin menjadi sasaran utama angin. Atap kedua rumah terbang, dan perabotan basah karena air hujan masuk melalui celah atap. Kerusakan lebih parah terjadi pada rumah Sari Hasidin, di mana dinding gypsum ikut rusak.
Ketua RT 01/RW 01, Zailyah, bersyukur karena tidak ada korban jiwa. “Kejadiannya sekitar pukul 23.00. Air laut pasang tinggi, angin kencang dan hujan deras, ditambah mati lampu. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ujar Zailyah, Sabtu (25/10/2025).
Meski kerusakan cukup parah, kedua rumah masih dapat ditempati. Zailyah menyebutkan bahwa laporan sudah disampaikan ke kepala desa.
Kepala Desa Mapur, Abdul Razak, membenarkan insiden tersebut. “Dari dua rumah yang terdampak, satu mengalami kerusakan cukup parah, satu lagi hanya bocor di atap. Semua sudah kami laporkan ke BPBD Kabupaten Bintan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Bintan, Agus Ariyadi, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan untuk menghitung kerugian material akibat cuaca ekstrem ini.
“Satu rumah di Kelurahan Sei Lekop dan satu lagi di Desa Mapur. Pendataan masih berlangsung, setelah itu bantuan akan kami salurkan,” kata Agus.
Penulis: Rudi
Editor: Aliman







