Atas Pemadaman PJU, Ini Penjelasan Manajer PLN Rayon Bengkalis

Ilustrasi. (Foto: PLN Bengkalis)

BENGKALIS, DURASI.co.id – Pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU) di Bengkalis, Riau pada 21 Februari 2025 dini hari telah menimbulkan kekecewaan masyarakat. Ternyata, ada alasan kuat di balik pemadaman tersebut.

Manajer PLN Bengkalis, Muhammad Ashqolany, menjelaskan pemadaman PJU dilakukan karena pembayaran yang seharusnya dilakukan oleh Pemda Bengkalis belum masuk ke rekening PLN.

“Kami tidak bisa menyalakan PJU jika pembayaran belum masuk ke rekening PLN,” kata Ashqolany, Sabtu malam (22/2/2025).

Lebih lanjut, Ashqolany menambahkan bahwa pihaknya pernah meminta audiensi dengan Wakil Bupati Bengkalis untuk mendiskusikan pelunasan tagihan listrik PJU. Wabup Bengkalis kemudian mengagendakan pertemuan pada Senin, 2 Desember 2024.

Dalam diskusi tersebut, kata Ashqolany, pihak BPKAD menyarankan agar PLN ULP Bengkalis membuka rekening di Bank Riau Kepri guna memperbaiki sistem pembayaran. Namun, hal itu di luar wewenang PLN daerah karena merupakan kewenangan pusat.

Baca Juga :  Terlibat Narkoba, Wakil Ketua BPD di Indragiri Hulu Diciduk Polisi

“Permintaan dari Pemda Bengkalis di luar wewenang saya. Jika saya membuat kebijakan tersebut, ada potensi pelanggaran disiplin dari PLN yang harus saya tanggung, dan itu tidak mungkin saya lakukan,” ungkap pria yang akrab disapa Ashqol.

Terakhir, Ashqol juga menyarankan opsi kepada Pemda Bengkalis melalui Dinas Perhubungan untuk melakukan proses pembayaran melalui sistem PPOB di Bank Riau Kepri Syariah agar pembayaran bisa langsung masuk ke rekening PLN.

“Kami menyarankan pihak Pemda Bengkalis melalui Dinas Perhubungan untuk melakukan pembayaran dengan sistem PPOB sehingga pembayaran dapat diproses secara langsung,” ujar Ashqol.

“Kami berharap, dengan koordinasi yang baik, kita dapat menghindari pemadaman PJU di masa depan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bambang Pratama Dilantik Jadi Kepala Ombudsman Riau

Penulis: Fadil
Editor: Indra