Bahan Pangan Impor yang Masuk ke Batam Diduga Dikirim Lagi Keluar Pulau

Redaksi Durasi
Gudang bahan pangan impor di daerah Batu Ampar, Batam. (Foto: Durasi.co.id)

BATAM, DURASI.co.id – Bahan pangan impor seperti bawang merah, bawang putih, sayur-sayuran, buah-buahan, beras dan daging yang masuk ke Kota Batam diduga banyak dikirim ke luar pulau (luar kawasan FTZ) melalui jasa ekspedisi.

Penelusuran Durasi.co.id, di beberapa gudang bahan pangan di daerah Batu Ampar dan Pelita diketahui bahwa bahan pangan impor masuk ke Kota Batam dalam jumlah besar.

Tak sampai di situ, bahan pangan impor tersebut diduga bukan hanya dipasarkan di Kota Batam saja, melainkan dikirim keluar kawasan FTZ Batam melalui jasa ekspedisi.

Di sisi lain, salah seorang pedagang di Pasar Jodoh Batam yang minta namanya tidak dipublikasikan mengatakan, bahwa harga bahan pangan yang berasal dari luar negeri terkadang melambung tinggi.

Baca Juga :  Sambut Hari Santri, FKPP Bintan Gelar Berbagai Lomba Antar Pesantren

“Mau tidak mau harus kita beli juga untuk kebutuhan masyarakat, karena untuk mendapatkan bahan pangan lokal di Batam sangat sulit,” kata dia, Selasa (11/6/2024).

Oleh karena itu, dia berharap Disperindag Batam kedepan bisa melakukan pengawasan terhadap bahan pangan yang masuk dari luar negeri tersebut.

“Hal ini harus benar-benar ada pengawasan, sehingga harga jual bahan pangan di pasar-pasar tradisional bisa stabil,” pintanya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Bea Cukai Batam, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Kepri, Disperindag Batam dan BP Batam. (red)