KUANSING, DURASI.co.id – Fenomena Aura Farming Pacu Jalur asal Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kian mendunia. Kali ini, dua anggota boyband Korea Selatan BTS, Kim Taehyung (V) dan Jeon Jungkook, ikut mengangkat tren tersebut ke panggung global.
Dalam siaran langsung di Instagram dari dalam mobil mereka di Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis pagi, V dan Jungkook tampak asyik berjoget mengikuti irama lagu “Young Black and Rich” yang dipopulerkan Rayyan Arkan Dhika, atau yang akrab dikenal sebagai Anak Coki. Keduanya bahkan menirukan gerakan khas Aura Farming, lengkap dengan ekspresi kompak dan penuh semangat.
Aksi spontan tersebut langsung disambut antusias para penggemar dan memperpanjang daftar selebritas dunia yang ikut meramaikan tren ini. Sebelumnya, artis seperti Steve Aoki, Wiz Khalifa, hingga pebalap MotoGP Marc Marquez sudah lebih dulu ikut bergabung.
Tak hanya itu, pencipta lagu “Young Black and Rich”, Melly Mike, juga dipastikan akan datang langsung ke Riau. Dalam unggahan video di Instagram, ia menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Indonesia serta mengumumkan rencananya menghadiri Festival Pacu Jalur 2025 yang akan digelar di Kuantan Singingi pada 20–24 Agustus 2025.
“Saya sangat berterima kasih karena telah disambut hangat oleh masyarakat Riau,” ucap Melly Mike dalam video singkatnya.
Ia bahkan menyebut akan tampil langsung membawakan lagu viralnya di hadapan masyarakat Riau. Bagi Melly Mike, ini bukan sekadar penampilan, melainkan juga momen mengenal budaya lokal lebih dekat. Ia mengaku ingin menyelami budaya Bumi Lancang Kuning yang selama ini hanya ia lihat dari layar.
“Saya tidak sabar untuk bertemu dengan kalian semua dan merasakan langsung budaya kalian,” tutupnya penuh semangat.
Tren Aura Farming Pacu Jalur sendiri melejit setelah video Rayyan Arkan Dhika menari lincah di atas perahu viral di media sosial. Gerakannya dinamis, diiringi lagu penuh semangat, membuat banyak pengguna platform digital ikut menirukan gerakan itu, hingga menjadi fenomena lintas negara.
Fenomena ini tak hanya menjadi bukti kekuatan kreativitas dan media sosial, tapi juga bagaimana budaya lokal bisa menembus batas internasional. Dari Kuansing ke Los Angeles, Pacu Jalur kini tak sekadar tradisi, melainkan wajah global dari semangat masyarakat Riau. [Yopi]







