Cobra Dibekuk Usai Pengeroyokan Dua Bersaudara di Dragon Kafe Batam

KK alias Cobra, pelaku pengeroyokan saat berada di Mapolsek Batuaji. (Foto: Polsek Batuaji)

BATAM, DURASI.co.id – Polsek Batuaji berhasil menangkap KK alias Cobra, pelaku pengeroyokan terhadap Bagus Harahap dan Junedi Harahap yang terjadi di Dragon Kafe, Batuaji, Kota Batam, pada Senin (24/2/2025) dini hari.

Pelaku ditangkap di kawasan Komplek Pasar Melayu pada Senin pagi setelah penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian. Peristiwa pengeroyokan yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB ini mengakibatkan dua korban mengalami luka serius.

Kapolsek Batuaji, AKP Bimo, mengatakan bahwa kejadian bermula saat Bagus Harahap (22) mendatangi kakaknya, Junedi Harahap (34), dalam kondisi terluka. Bagus mengaku dikeroyok oleh sekelompok orang di dalam kafe setelah terlibat cekcok mengenai permintaan pemutaran musik DJ (house music) yang berujung ketegangan dengan beberapa pria yang mengaku petugas keamanan kafe.

Baca Juga :  Wakajati Kepri Pimpin Upacara HUT ke-79 RI, Tekankan Netral Dalam Pilkada

“Mendengar cerita adiknya, Junedi segera menuju Dragon Kafe untuk mencari tahu penyebab insiden tersebut. Di lokasi, Junedi berhadapan langsung dengan KK alias Cobra. Saat Junedi menanyakan alasan penganiayaan terhadap adiknya, adu mulut tak terhindarkan dan berkembang menjadi perkelahian. Junedi sempat memukul KK sebelum akhirnya ia dan Bagus kembali dikeroyok oleh sekelompok orang, yang diduga merupakan petugas keamanan kafe,” kata Bimo, Selasa (25/2/2024).

Akibat insiden tersebut, Junedi mengalami luka memar di pelipis, kepala bengkak, dan punggung memar. Sementara Bagus mengalami luka lebih parah, termasuk luka sayatan akibat senjata tajam, memar di punggung, luka di wajah, serta cedera pada lengan kiri akibat hantaman kayu broti.

Baca Juga :  Bea Cukai Batam Hibahkan 5,28 Ton Ikan Konsumsi kepada Dinas Sosial

“Setelah menerima laporan, Unit Opsnal Polsek Batuaji langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan KK sekitar pukul 10.54 WIB di Komplek Pasar Melayu. Dalam interogasi awal, pelaku mengakui keterlibatannya dalam pengeroyokan tersebut. Polisi juga menyita barang bukti berupa satu helai baju milik korban yang dikenakan saat kejadian,” ujarnya.

AKP Bimo, menegaskan komitmen pihaknya untuk memberantas tindak kriminal yang meresahkan masyarakat. “Kami akan terus melakukan penyelidikan dan memastikan para pelaku mendapatkan hukuman sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta menghindari tindakan main hakim sendiri.

“Selesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan laporkan kepada pihak berwajib jika terjadi insiden serupa,” imbaunya.

Baca Juga :  APBD Perubahan Kepri 2022 Disahkan Rp3,965 Triliun

Saat ini, polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Penulis: Simon
Editor: Aliman