Delapan SPBU di Batam Dapat Izin Salurkan BBM Bersubsidi untuk Nelayan

Kapal nelayan Batam saat berlabuh. (Foto: Simon-Durasi.co.id)

BATAM, DURASI.co.id – Dinas Perikanan Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyebutkan delapan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota itu memiliki izin menyalurkan BBM bersubsidi untuk nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Batam, Yudi Admajianto, menjelaskan, delapan SPBU tersebut berada di Batu Besar, Kabil, Tanjung Piayu, Majesty Bengkong, Aviari, Top 100 Tembesi, Pulau Sekilak, dan Pulau Setokok.

“Enam SPBU berlokasi di daratan dan dua di pulau. Pulau Sekilak berada di Belakangpadang, sedangkan Pulau Setokok di Galang,” ujar Yudi, Jumat (7/11/2025).

Menurut Yudi, jumlah surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi bagi nelayan tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya, yakni sekitar 500–600 surat per bulan.

Baca Juga :  Satu Pelaku Jambret di Lubuk Baja Batam Diciduk Polisi, Rekannya DPO

“Surat rekomendasi diterbitkan setelah nelayan memenuhi persyaratan administrasi, termasuk surat permohonan, salinan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP), KTP atau Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA), serta estimasi produksi per bulan. Ia menambahkan, e-pas kecil diperlukan untuk memperoleh TDKP,” jelasnya.

Yudi menegaskan, BBM bersubsidi untuk nelayan merupakan program nasional yang disalurkan melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Harga BBM bersubsidi tetap mengikuti ketentuan pemerintah pusat. Saat ini, harga Pertalite sekitar Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.800 per liter, Solar subsidi Rp6.800 per liter, dan Bio Solar non-subsidi sekitar Rp14.000 per liter,” ucapnya.

Salah seorang nelayan di Batu Besar, Rahmat (42), menyatakan, dengan adanya BBM bersubsidi, biaya operasional bisa lebih ringan.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Gudang di Kabil Batam, Api Berkobar Selama Tiga Jam

“Jika harga BBM naik, kami harus mengurangi perjalanan melaut, sehingga hasil tangkapan ikut berkurang,” katanya.

Ia berharap proses pengajuan rekomendasi sudah jelas dan cepat. “Satu lagi harapan kami  kuota BBM selalu tersedia terutama saat musim ramai,” harapnya.

Penulis: Simon
Editor: Indra