Harga Cabai di Batam Melonjak, Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

Cabai merah dijajakan di pasar tradisional Batam. (Foto: Salvia-Durasi.co.id)

BATAM, DURASI.co.id – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam kembali merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. Komoditas utama dapur tersebut kini dijual pada kisaran Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram, atau hampir dua kali lipat dari harga normal yang sebelumnya berada di rentang Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram.

Pedagang Pasar Cahaya Garden, Sumarni (45), mengatakan kenaikan harga cabai mulai terasa sejak awal pekan. Menurutnya, pasokan cabai dari daerah pemasok berkurang akibat cuaca yang tidak menentu.

“Cabai ini biasanya kita ambil dari Medan dan Padang. Sekarang barangnya sedikit. Jadi harga ikut naik. Pembeli banyak yang kaget. Ada yang sampai balik karena merasa terlalu mahal,” kata Sumarni, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga :  Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan Idul Fitri di Kepri

Hal serupa disampaikan Lina (37), pedagang di Pasar Penuin. Ia menyebut kenaikan harga terjadi secara bertahap, namun paling signifikan dalam dua hari terakhir.

“Dulu naik Rp5 ribu masih biasa. Sekarang naiknya langsung besar dan cepat. Pembeli banyak yang mengeluh, tapi harga dari distributor juga sudah tinggi,” ujarnya.

Di sisi lain, masyarakat mulai menyesuaikan pola belanja dapur. Aminah (34), warga Batam Kota, mengaku terpaksa mengurangi penggunaan cabai dalam masakan harian.

“Biasanya beli setengah kilo. Sekarang paling seperempat saja. Dicampur cabai rawit hijau biar tetap terasa pedas tapi lebih hemat,” kata Siti.

Sementara itu, Ahmad, pedagang makanan, menyebut kenaikan harga cabai memengaruhi biaya produksi. Namun, ia tidak bisa serta-merta menaikkan harga jual makanan.

Baca Juga :  Inilah Smart Green Services, Layanan Listrik Bersih PLN Berbasis PLTS di Batam

“Sambal kita atur porsinya, tapi rasa tetap dijaga. Kalau langsung naikkan harga, pelanggan bisa kabur,” tuturnya.

Sebelumnya, pada Jumat (7/11/2025), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menekan gejolak harga pangan menjelang akhir tahun. Salah satunya melalui kegiatan pasar murah dan penyaluran sembako bersubsidi di berbagai kecamatan.

“Upaya untuk menekan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru akan dilakukan melalui sembako murah dan sembako subsidi,” kata Firmansyah.

Penulis: Salvia
Editor: Indra