Hujan Bantu Pemadaman Karhutla di Riau

Ilustrasi. (Foto: Istock)

PEKANBARU, DURASI.co.id – Hujan ringan yang mengguyur Provinsi Riau beberapa hari terakhir membantu memperlambat penyebaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat ini, karhutla hanya dilaporkan tersisa di Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal, mengatakan meskipun intensitas hujan masih ringan, curah hujan tersebut sudah cukup membantu upaya pemadaman.

“Karhutla saat ini hanya dilaporkan di Dumai dan Rohil. Hujan belakangan ini cukup membantu proses pemadaman,” kata Edy, Sabtu (15/11/2025).

Di Dumai, titik karhutla berada di Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, sementara di Rohil terjadi di Kecamatan Pujud.

Baca Juga :  Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru Capai 95 Ribu Orang saat Lebaran

“Untuk daerah lain, kebakaran sudah padam atau sedang dalam proses pendinginan, seperti di Kampar,” tuturnya.

Untuk permintaan bantuan helikopter water bombing ke pemerintah pusat, pihaknya masih menunggu karena prosedur tersebut memerlukan waktu yang cukup lama.

“Kami berharap karhutla di Riau segera tuntas. Jika meluas, sulit ditangani hanya dengan tim darat,” katanya.

Di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), karhutla yang sempat meluas hingga 16 hektare di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, berhasil dipadamkan tim gabungan setelah dua pekan bekerja.

Beberapa hari terakhir, tim gabungan menangani tiga titik api di dua kecamatan dengan total luas 70 hektare.

“TRC membagi empat regu, satu regu di Desa Bayas Jaya (7 hektare), satu regu di Pekan Tua, dan dua regu di Desa Pancur (46 hektare),” jelasnya.

Baca Juga :  Ratusan Peralatan Kebersihan Disalurkan ke Warga Rumbai Pekanbaru Pascabanjir

Kini ketiga titik api tersebut telah dipadamkan dan dilakukan pendinginan. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak desa agar api tidak muncul kembali.

Cuaca di Inhil saat ini panas dan rawan kebakaran, sehingga BPBD terus melakukan pemantauan.

“Jika masyarakat menemukan titik api, segera laporkan agar pemadaman dapat dilakukan cepat dan kebakaran tidak meluas,” imbuhnya.

Penulis: Ismail
Editor: Aliman