BATAM, DURASI.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sejak Rabu (18/3/2025) hingga Kamis (19/3/2025) mengakibatkan banjir di berbagai wilayah. Tingginya curah hujan menyebabkan genangan air dengan ketinggian hingga satu meter, membuat sejumlah jalan dan pemukiman terendam.
Kecamatan Batuaji dan Sagulung menjadi daerah yang terdampak parah. Di Kelurahan Buliang, Batuaji, arus deras membuat jalan utama yang menghubungkan Aviari dengan Rumah Sakit Mutiara Aini terendam banjir. Pengendara terpaksa mencari jalur alternatif melalui perumahan karena hanya kendaraan besar seperti truk yang dapat melintasi genangan air.
Selain itu, banjir juga merendam kawasan Nongsa, Bengkong, Botania Batam Center, dan Sagulung. Akses menuju Pelabuhan Punggur di Jalan Patimura terganggu akibat genangan yang cukup tinggi. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Hang Kesturi, depan kawasan Summerland, Batu Besar. Beberapa kompleks perumahan, seperti Graha Mas dan perumahan di Bengkong, turut terendam.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam mengingatkan potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di wilayah Kepulauan Riau hingga Jumat, 21 Maret 2025.
“Potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di wilayah Kepulauan Riau tanggal 18-21 Maret 2025,” kata Prakirawan BMKG Hang Nadim, Nizam Mawardi, Kamis (20/3/2025).
Dari analisis BMKG, perkembangan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Kepri menunjukkan adanya indikasi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
“Potensi terjadinya hujan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) serta adanya Bibit Siklon Tropis 91S di Wilayah Selatan Sumatera yang menyebabkan terbentuknya pola belokan angin (Shearline) di wilayah Kepri, sehingga mengakibatkan perlambatan massa udara (Konvergensi) dan meningkatkan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepri dan sekitarnya,” jelasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian telah mengambil langkah untuk mengatasi dampak banjir di jalan raya. Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan bahwa Ditlantas Polda Kepri telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di beberapa titik terdampak.
“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Ditlantas Polda Kepri segera bergerak cepat untuk mengatur arus kendaraan guna menjaga kelancaran lalu lintas. Langkah ini diambil untuk meminimalisir kemacetan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” katanya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menegaskan bahwa pihak kepolisian terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada, terutama saat melintasi jalan yang tergenang air atau licin. Selain itu, kami meminta masyarakat untuk mematuhi arahan petugas guna memastikan kelancaran lalu lintas,” kata Pandra, sapaan akrabnya.
Penulis: Sukri
Editor: Indra







