Juleha Pekanbaru Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal

Redaksi Durasi
Pelatihan juru sembelih halal di Taman Wisata Alam Mayang, Jalan Bukit Barisan, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Sabtu (8/6/24). Foto: Haykal/Durasi.co.id

PEKANBARU, DURASI.co.id – Komunitas Juru Sembelih Halal (Juleha) Cabang Pekanbaru menggelar pelatihan juru sembelih halal hewan qurban dan unggas, Sabtu (8/6/2024).

Acara yang berlangsung di Taman Wisata Alam Mayang, Jalan Bukit Barisan, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru itu dihadiri 100 peserta.

Penasehat Juleha Riau, yang juga pemilik Taman Wisata Alam Mayang, Ustadz Yono mengatakan, bahwa pada tahun ini pihaknya telah melakukan kegiatan serupa sebanyak dua kali.

“Kegiatan pelatihan ini sudah yang kedua kalinya, setelah sebelumnya dilakukan tahun lalu, dengan tujuan agar pedagang ayam, unggas dan yang berkaitan dengan hewan ternak bisa menyembelih dengan syariat islam, halal, dan tidak menyakiti hewan tersebut,” papar Ustadz Yono.

Baca Juga :  Waka GAPKI Sebut Meski Pandemi Industri Sawit di Riau Tetap Bertahan

Sementara itu, Ketua Cabang Juleha Pekanbaru, Ustadz Anom menyatakan, bahwa Juleha dibentuk untuk mewadahi dan membantu sertifikasi halal untuk pelaku usaha maupun masjid yang akan melaksanakan ibadah qurban.

“Dengan adanya pelatihan ini kita harapkan setidaknya tiap masjid di Pekanbaru memiliki minimal 1 orang juru sembelih yang memenuhi syarat secara syariah agama. Bagi pelaku usaha, besok tanggal 29 dan 30 Juni 2024 di Alam Mayang kita adakan sertifikasi halal untuk pelaku usaha dan UMKM,” tutur Ustadz Anom yang juga Kepala UPT Penyembelihan Kota Pekanbaru ini.

Dalam kesempatan yang sama, peserta pelatihan, Ustadz Ulil Amri mengatakan, bahwa acara ini sangat membantu para pelaku usaha untuk mendapatkan ilmu. “Yang selama ini kita belum ketahui,” katanya.

Baca Juga :  Tiga Prodi di FEB UNRI Raih Akreditasi Internasional FIBAA

Dalam acara kali ini bertindak selaku pemateri ialah Ustadz Robi untuk pengenalan fiqih penyembelihan hewan. Sedangkan Ustadz Ibo dengan materi kesejahteraan hewan, kemudian untuk pengenalan bilah dan alat pelindung diri (APD) disampaikan oleh Ustadz Haji Heri.

Selain disponsori oleh Taman Wisata Alam Mayang, acara pelatihan ini juga disupport oleh Rotte Bakery dan Kopi Gajah. (Haykal)