BATAM, DURASI.co.id – Pelarian DS (25), pelaku penikaman yang menewaskan Rudi (31) di kawasan Perumahan Yose Sade Indah, Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, Batam akhirnya terhenti. Tim Unit Reskrim Polsek Batuaji berhasil menangkapnya di Kuala Tungkal, Jambi, pada Minggu (5/10/2025) sore, setelah sempat melarikan diri menggunakan kapal roro dari Batam.
Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, pengejaran dilakukan lintas daerah setelah pelaku diketahui kabur tak lama usai melakukan penikaman terhadap korban pada Sabtu (4/10) malam.
“Pelaku berhasil diamankan di wilayah Kuala Tungkal, Jambi, pada Minggu sore setelah dilakukan pengejaran lintas daerah,” ujar AKP Bimo, Rabu (8/10/2025).
Dari hasil penyelidikan, pelaku DS sempat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap di lokasi persembunyiannya. Karena aksinya membahayakan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur hingga mengenai kedua betisnya. Setelah diamankan, DS dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan sebelum diterbangkan kembali ke Batam.
Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolsek Batuaji untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Saat ditemui di ruang tahanan, DS tampak menahan rasa sakit di kedua kakinya yang terkena tembakan petugas.
“Sakitnya masih terasa, dua betis kena,” ucap DS dengan suara lirih.
Selain luka tembak, DS juga memiliki luka jahitan di tiga jari tangan kanannya. Ia mengaku luka itu didapat saat berkelahi dengan korban.
“Ini dijahit, kata dokter harusnya dioperasi tapi enggak,” ujarnya sambil memperlihatkan jarinya yang masih terbalut perban.
Sementara itu, korban Rudi dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Embung Fatimah Batam. Jenazahnya telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu (5/10) siang.
Polisi masih mendalami motif di balik penikaman tersebut. Dugaan sementara, aksi itu dipicu oleh perselisihan pribadi antara pelaku dan korban yang telah berlangsung sebelum kejadian.
“Kami akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas. Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan yang melarikan diri. Kami akan kejar sampai dapat,” tegasnya.
Penulis: Salvia
Editor: Aliman







