BINTAN, DURASI.co.id – Kawasan wisata Lagoi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) mulai menunjukkan pemulihan setelah terpuruk saat pandemi COVID-19. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya tingkat hunian di Grand Lagoi Bintan, hotel yang sempat menghentikan seluruh operasionalnya selama masa pandemi.
Resident Manager Grand Lagoi Bintan, Agustinus Kusharyono, mengatakan sebelum pandemi tingkat okupansi hotel rata-rata mencapai 55 persen per bulan. Namun, ketika pandemi melanda, aktivitas pariwisata terhenti total sehingga hotel tidak beroperasi.
“Untuk Grand Lagoi sendiri, sebelum pandemi rata-rata okupansi bulanan bisa mencapai 55 persen,” kata Agustinus, Sabtu (8/11/2025).
Pemulihan mulai terlihat sejak tahun 2022 ketika kawasan Lagoi menjadi salah satu destinasi internasional pertama yang kembali dibuka, bahkan lebih cepat dibandingkan Bali. Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, terutama terkait kebijakan Visa on Arrival (VOA).
“Sebelumnya VOA hanya sekitar 10 dolar, sekarang menjadi 50 dolar per orang. Ini cukup memberatkan, terutama bagi wisatawan yang datang bersama keluarga,” jelasnya.
Selain kebijakan visa, akses transportasi juga ikut memengaruhi. Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang belum sepenuhnya pulih dalam melayani penerbangan, sementara harga tiket domestik mengalami kenaikan.
“Saat ini lebih murah bepergian ke luar negeri dibandingkan ke Batam atau Bintan. Ini menjadi tantangan tersendiri,” katanya.
Meski begitu, Agustinus tetap optimistis terhadap prospek pariwisata Lagoi. Ia menyoroti potensi keindahan alam, lapangan golf berstandar internasional, hingga peluang penyelenggaraan event olahraga berskala global.
“Bintan pernah dinobatkan sebagai lapangan golf terbaik kedua di Asia. Dulu banyak event internasional digelar di sini, dan kami ingin menghidupkannya kembali,” ujarnya.
Pengembangan fasilitas kawasan juga terus dilakukan, termasuk rencana pembangunan hotel baru dan ballroom berkapasitas hingga seribu orang. Beberapa jaringan hotel internasional seperti Four Points, Indigo, dan Holiday Inn mulai menunjukkan minat untuk masuk ke Lagoi.
“Kami juga tengah merancang berbagai event internasional agar pariwisata Bintan semakin bergairah,” jelas Agustinus.
Sementara itu, wisatawan yang berkunjung mengaku merasakan suasana yang lebih hidup dan pelayanan yang lebih baik. Seorang wisatawan asal Bandung, Rendra (38), mengatakan kawasan Lagoi memberikan pengalaman liburan yang nyaman.
“Pantainya bersih, lingkungannya tertata, dan suasananya tenang. Kami merasa bisa benar-benar beristirahat di sini,” ujar Rendra yang datang bersama keluarganya.
Ia menambahkan, pengalaman berlibur di Bintan memberikan kesan menyenangkan karena fasilitas yang ramah keluarga dan banyak pilihan aktivitas.
“Anak-anak bisa bermain di area pantai, kami juga sempat mencoba olahraga air. Pelayanannya ramah dan suasananya cocok untuk liburan keluarga,” katanya dengan senyum.
Penulis: Rudi
Editor: Indra







