Nelayan di Meranti Hilang Dihantam Gelombang Tinggi

Ilustrasi. (Pixabay)

MERANTI, DURASI.co.id – Seorang nelayan bernama Suparno (55), warga Dusun I Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpanginya dihantam gelombang tinggi di perairan desa setempat, Jumat (24/10/2025) malam.

Hingga Minggu (26/10/2025) pagi, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian aparat kepolisian bersama warga setempat.

Kapolsek Rangsang, Ipda D Turnip, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama rekannya, Atat (37), sedang memperbaiki gumbang atau alat tangkap ikan di tengah laut, sekitar tiga mil dari bibir pantai.

“Sekitar pukul 21.30 WIB, tiba-tiba angin kencang datang dan menimbulkan gelombang tinggi. Air laut pun masuk ke dalam kapal,” ujar Turnip, Minggu (26/10/2025).

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan Pengurus HIPMI, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Ucapkan Selamat dan Sukses

Korban dan rekannya sempat berusaha mengeluarkan air dari kapal. Namun tak lama kemudian, saksi mendengar teriakan minta tolong sebanyak dua kali dari arah korban yang berada di haluan kapal. Saat menoleh, korban sudah tidak terlihat.

“Saksi menyalakan mesin kapal dan mencoba mencari korban di sekitar lokasi, tetapi kondisi gelap dan cuaca buruk membuat pencarian tidak berhasil,” jelasnya.

Usai kejadian, saksi menghubungi pemilik gumbang, Harwanto alias Acuan (47), dan melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian.

Tim gabungan dari Polsek Rangsang bersama 12 warga kemudian melakukan pencarian menggunakan dua unit kapal. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Satpolair Polres Kepulauan Meranti dan Basarnas setempat.

Baca Juga :  Pemprov Riau Komitmen Terhadap Pembangunan Kelapa Sawit Berkelanjutan

“Hingga saat ini korban belum ditemukan. Personel Polsek Rangsang bersama masyarakat masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” kata Turnip.

Penulis: Indra
Editor: Aliman