BINTAN, DURASI.co.id – Seorang pria bernama Amir Machmud (51) ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya di RT 001 RW 007, Kampung Pisang, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, pada Minggu (27/10/2025) sore.
Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Daeng Salamun, mengatakan setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Tim medis dari Puskesmas Kijang juga datang untuk melakukan pemeriksaan awal. Setelah itu, jenazah dievakuasi ke RSUD Kijang untuk dilakukan visum,” kata Daeng, Senin (27/10/2025).
Hasil pemeriksaan menunjukkan tubuh Amir sudah dalam kondisi kaku dengan tanda-tanda pembusukan di bagian perut kanan bawah. Ditemukan pula belatung pada tubuhnya, yang mengindikasikan korban telah meninggal lebih dari 24 jam.
“Menurut keterangan warga, almarhum memiliki riwayat batuk kronis,” sebut Daeng.
Amir, pria asal Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang curiga karena sejak pagi tidak terdengar aktivitas maupun suara dari dalam kamar.
“Sejak pagi sepi, makanya kami panggil dari luar jendela, tapi tidak ada sahutan,” ujar, Andi, salah seorang warga.
Karena tak ada respons, warga memanggil beberapa tetangga lainnya dan memutuskan mendobrak pintu kontrakan. Setelah pintu terbuka, Amir ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar.
Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Kilometer 25 Kijang, Kecamatan Bintan Timur.
Penulis: Rudi
Editor: Aliman







