PEKANBARU, DURASI.co.id – PSPS Pekanbaru gagal mengamankan kemenangan saat menjamu PSMS Medan. Laga penuh drama di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (20/9/2025), berakhir imbang 3-3 setelah tim tamu mencetak gol penyeimbang pada menit akhir.
Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru, Ilham Romadhona, mengaku kecewa karena target meraih poin penuh di kandang tidak tercapai. Ia menilai, timnya sudah berjuang keras dan sempat memimpin pertandingan, namun kurang fokus sehingga kebobolan di masa injury time.
“Harapan kita tadi bisa unggul dua gol dan menyelesaikan pertandingan dengan raihan tiga poin. Tapi fokus yang tidak konsisten menjadi pekerjaan rumah besar untuk laga berikutnya, terutama dalam komunikasi,” ujar Ilham.
Menurutnya, PSPS sempat kecolongan lebih dulu, tetapi mampu menyamakan kedudukan di babak pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan. Namun, kondisi pemain yang menurun membuat PSMS mampu menyamakan skor di penghujung laga.
Ilham mengakui para pemain sedikit tertekan karena tuntutan harus menang di kandang. Ia menilai masalah utama bukan stamina, melainkan psikologi dan komunikasi antarpemain.
“Untuk masalah stamina sebenarnya tidak terlalu berpengaruh. Justru pergantian pemain bisa mengubah jalannya pertandingan. Namun, persoalan komunikasi masih jadi hambatan utama. Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada suporter, kami sudah berjuang,” katanya.
Pelatih juga menyoroti performa kiper PSPS, Erlangga Setyo, yang sudah kebobolan tujuh gol sejauh ini. Ia menilai lini pertahanan masih kurang lepas dan tidak bermain nyaman ketika ditekan lawan, padahal saat bermain terbuka justru mampu memanfaatkan ruang kosong dengan baik.
“Pemain sudah berlari, mengejar bola, dan berusaha menjalankan instruksi dengan baik. Hanya saja ada momen kecil di lapangan yang membuat hasilnya tidak maksimal,” pungkas Ilham. [suk]







