Riau Berpotensi Diguyur Hujan dari Pagi hingga Dini Hari

Ilustrasi. (Foto: Sukri-Durasi.co.id)

PEKANBARU, DURASI.co.id – BMKG Pekanbaru memperkirakan sebagian besar wilayah Riau akan diguyur hujan pada Kamis (9/10/2025). Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi sejak pagi hingga dini hari di sejumlah kabupaten dan kota.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Bella R Adelia, menjelaskan bahwa sejak pagi udara di Riau tampak kabur, dengan potensi hujan di wilayah Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hilir.

“Waspadai hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi, sore, malam, hingga dini hari di beberapa wilayah Riau,” ujar Bella.

Hujan masih berpeluang turun pada siang hingga malam hari di hampir seluruh kabupaten, termasuk Rokan Hulu, Rokan Hilir, Dumai, dan Pekanbaru. Sementara itu, dini hari, potensi hujan ringan hingga sedang tetap bertahan di wilayah pesisir dan daratan tengah.

Baca Juga :  Unit Tipidter Polres Kembali Bengkalis Sidak Sejumlah SPBU

Suhu udara di Riau berkisar 23–33 derajat Celsius, dengan kelembapan 55–99 persen. Arah angin bertiup dari tenggara ke barat dengan kecepatan 10–30 km per jam.

BMKG juga mencatat kondisi gelombang laut di perairan Riau relatif rendah, yakni 0,5–1,25 meter, meskipun gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Rokan Hilir.

Hasil pantauan satelit menunjukkan peningkatan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera, total 299 titik panas, dengan penyumbang terbesar dari Aceh (83 titik) dan Sumatera Utara (94 titik).

Di Riau, terdapat 15 titik panas yang tersebar di beberapa wilayah, antara lain Siak (5 titik), Bengkalis (3), Pelalawan (3), Kampar (1), Rokan Hilir (1), Rokan Hulu (1), dan Pekanbaru (1).

Baca Juga :  Exit Meeting BPK, Ini Instruksi Bupati Bengkalis ke Seluruh Jajaran

“Meski hujan sudah mulai sering turun, potensi munculnya hotspot tetap perlu diwaspadai, terutama di wilayah dengan curah hujan yang masih rendah,” tandasnya.

Penulis: Sukri
Editor: Indra