Riau Perkuat Ketahanan Pesisir Lewat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat

Para peserta berfoto bersama usai rapat koordinasi percepatan rehabilitasi mangrove di Provinsi Riau, yang berlangsung di Hotel The Zuri, Pekanbaru, Jumat (18/7/25).

PEKANBARU, DURASI.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan lingkungan pesisir melalui percepatan rehabilitasi mangrove berbasis masyarakat. Langkah ini sejalan dengan upaya nasional dalam membangun ekosistem pesisir yang tangguh dan berkelanjutan.

“Komitmen Riau tak akan surut, menjaga pesisir, memperkuat negeri,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, saat menghadiri rapat koordinasi percepatan rehabilitasi mangrove di Provinsi Riau, yang digelar di Hotel The Zuri, Pekanbaru, Jumat (18/7/2025).

Menurutnya, rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi, menyelaraskan data, dan mempercepat implementasi program rehabilitasi mangrove di Riau. Apalagi, program ini telah ditetapkan sebagai prioritas nasional maupun daerah.

Baca Juga :  Dampak APBD-P Bengkalis 2023 Ditolak Gubri Syamsuar, Pembangunan Desa Ikut Terhambat

“Sebagaimana kita ketahui bersama, program M4CR bertujuan membangun ketangguhan kawasan pesisir melalui rehabilitasi mangrove berbasis masyarakat yang terintegrasi,” jelas Job.

Pemprov Riau, lanjutnya, mendukung penuh pelaksanaan program M4CR melalui penyelarasan kebijakan daerah serta mendorong partisipasi aktif Forkopimda dan perangkat desa.

“Penyelarasan kebijakan daerah ini penting untuk memperkuat kawasan pesisir sebagai benteng lingkungan dan ekonomi rakyat. Keterlibatan Forkopimda dan desa juga krusial agar pelaksanaan di lapangan berjalan kondusif dan kolaboratif,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk terus menjaga semangat dalam menjalankan program rehabilitasi mangrove ini. Ia berharap hasil dari program ini tidak hanya sekadar menanam pohon, melainkan juga mampu membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kenduri Riau 2024 Resmi Dibuka

“Harapan kami bukan hanya tertanam mangrove semata, tetapi juga tumbuh ekonomi dan hidup masyarakat yang sejahtera,” katanya.

Job menambahkan, perbaikan kawasan mangrove akan berdampak langsung pada penguatan ekonomi pesisir. Risiko abrasi di kebun kelapa bisa ditekan, dan kerusakan tambak kerang serta udang akibat intrusi air laut juga dapat diminimalkan seiring pertumbuhan mangrove yang baik. [Sukri]