PEKANBARU, DURASI.co.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar kegiatan Upgrading Tata Kelola Program Studi Berbasis Mutu di Hotel Grand Central Pekanbaru pada 5–6 November 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat penerapan sistem penjaminan mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut menghadirkan Rektor Universitas Negeri Padang, Ganefri, sebagai narasumber utama. Ia memaparkan arah pengembangan perguruan tinggi, Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), prinsip Pareto, tantangan dan ekspektasi pendidikan tinggi ke depan, serta strategi pengelolaan perubahan institusi.
“Transformasi digital dalam pembelajaran, manajemen, dan kepemimpinan perguruan tinggi menjadi sangat penting untuk diperkuat,” ujarnya.
Peserta kegiatan terdiri atas ketua dan sekretaris program studi, Komite Penjaminan Mutu (KPM), Penjamin Mutu Prodi (PMP) di lingkungan UIN Suska Riau, serta perwakilan beberapa kampus lain. Mereka berkumpul untuk memperkuat tata kelola dan mutu program studi agar selaras dengan perkembangan standar nasional dan internasional.
Ketua LPM UIN Suska Riau, Zarkasih, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi antara pimpinan fakultas, jurusan, dan dosen menjadi kunci membangun budaya mutu berkelanjutan. Kegiatan ini disebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas program studi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti. Ia mengapresiasi inisiatif LPM dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal kampus.
“Tata kelola berbasis mutu merupakan fondasi penting bagi UIN Suska Riau dalam mewujudkan visi sebagai universitas Islam unggul dan kompetitif,” katanya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai implementasi tata kelola berbasis mutu, penyusunan dokumen mutu, serta evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja akademik dan nonakademik.
Penulis: Haykal
Editor: Indra







