PEKANBARU, DURASI.co.id – Puskesmas di Provinsi Riau menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang merayakan ulang tahun. Pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan fisik dan laboratorium.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, drg Sri Sadono Mulyanto, mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk menjaga kesehatan, di mana setiap warga yang merayakan ulang tahun akan diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan saat ulang tahun. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” kata Sri, Jumat (14/2/2025).
Ia menjelaskan, merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/33/2025, berikut adalah daftar pemeriksaan yang dapat dilakukan dalam program cek kesehatan gratis saat ulang tahun. Untuk golongan bayi, pemeriksaan meliputi kekurangan hormon tiroid sejak lahir, kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD), kekurangan hormon adrenal sejak lahir, penyakit jantung bawaan (PJB) kritis, kelainan saluran empedu, dan pengecekan pertumbuhan.
“Untuk pemeriksaan kesehatan pada balita dan anak prasekolah, meliputi pemeriksaan pertumbuhan, perkembangan, tuberkulosis, telinga, mata, gigi, talasemia (mulai usia 2 tahun), dan gula darah (mulai usia 2 tahun),” jelasnya.
Selanjutnya, kata dia, pemeriksaan kesehatan pada dewasa meliputi pemeriksaan kardiovaskular, yakni merokok, tingkat aktivitas fisik, status gizi, gigi, tekanan darah, gula darah, risiko stroke (mulai usia 40 tahun), risiko jantung (mulai usia 40 tahun), dan fungsi ginjal (mulai usia 40 tahun).
“Pemeriksaan paru meliputi pemeriksaan tuberkulosis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) (mulai usia 40 tahun). Pemeriksaan kanker meliputi kanker payudara (pada perempuan mulai usia 30 tahun), kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun), kanker paru (pada laki-laki mulai usia 45 tahun), dan kanker usus (pada laki-laki mulai usia 45 tahun),” ujarnya.
Pemeriksaan fungsi indra meliputi pemeriksaan mata dan telinga. Pemeriksaan kesehatan jiwa, pemeriksaan hati meliputi Hepatitis B, Hepatitis C, serta fibrosis/sirosis hati. Pemeriksaan calon pengantin meliputi pemeriksaan anemia (hanya pada perempuan), sifilis, dan HIV.
Pemeriksaan kesehatan pada lansia meliputi pemeriksaan geriatri, pemeriksaan kardiovaskular, yakni merokok, tingkat aktivitas fisik, status gizi, gigi, tekanan darah, gula darah, risiko stroke (mulai usia 40 tahun), risiko jantung (mulai usia 40 tahun), dan fungsi ginjal (mulai usia 40 tahun). Pemeriksaan paru meliputi tuberkulosis dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
“Pemeriksaan kanker meliputi kanker payudara (pada perempuan hingga usia 69 tahun), kanker leher rahim (pada perempuan hingga usia 69 tahun), kanker paru (pada laki-laki), dan kanker usus (pada laki-laki). Pemeriksaan fungsi indra meliputi mata dan telinga. Pemeriksaan kesehatan jiwa serta pemeriksaan hati meliputi Hepatitis B, Hepatitis C, dan fibrosis/sirosis hati,” ujarnya.
Penulis: Sukri
Editor: Aliman







