J&T Express Batam Diduga Kirim Barang Lewat Pelabuhan Tikus untuk Hindari Pajak

Mobil J&T Express saat menurunkan barang di Pelabuhan Apeng, Jembatan 6 Barelang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Senin (3/6). Foto: Durasi.co.id

BATAM, DURASI.co.id – J&T Express Batam diduga melakukan penghindaran pajak dengan cara mengirimkan barang melalui pelabuhan tikus (ilegal).

Pantauan Durasi.co.id, Senin (3/6/2024) di Pelabuhan Apeng, Jembatan 6 Barelang, Kecamatan Galang, terlihat mobil minibus warna merah berlogo J&T Express tengah menurunkan barang, yang diduga bakal dikirim keluar Batam.

Temuan itu bukanlah kali pertama, sebelumnya juga terpantau mobil minibus berlogo J&T Express tengah menurunkan barang di Pelabuhan Apeng tersebut.

Seperti diketahui, sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau Free Trade Zone (FTZ) membuat Batam berbeda dari daerah lain pada umumnya.

Pengenaan pajak bagi barang yang keluar dari Batam tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 199/PMK.010/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor Barang Kiriman.

Pemasukan dan pengeluaran barang dari KPBPB Batam juga tercantum di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Tetap Jaga Kekompakan
Mobil J&T Express saat menurunkan barang di Pelabuhan Apeng, Jembatan 6 Barelang, Kecamatan Galang, Kota Batam, beberapa waktu lalu. Foto: Durasi.co.id

Sementara itu, pimpinan dan manajemen J&T Express Batam belum berhasil dijumpai untuk keperluan konfirmasi.

“Manajemen sedang tidak berada di tempat,” kata sekuriti J&T Express saat ditemui di kantor J&T Express, Jalan Hang Nadim, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Rabu (12/6/2024).

Ditanya kapan bisa bertemu manajemen, sekuriti belum bisa memastikan bisa atau tidaknya bertemu dengan manajemen J&T Express Batam.

“Kadang-kadang bisa berminggu-minggu (manajemen) tidak ada bang. Kalau untuk bertemu belum bisa kami pastikan, tergantung manajemen,” ucap dia.

“Pada intinya kedatangan media ke kantor untuk konfirmasi mobil minibus J&T Express di pelabuhan jembatan 6 Barelang telah kami sampaikan kepada pimpinan perusahaan. Foto mobilnya sudah kami kirim ke pihak manajemen, tinggal menunggu respon dari pimpinan,” imbuhnya. (red)