Abang Ijo Hapidin Terima Kunjungan Kelompok Tani, Ini yang Dibahas

Kelompok tani berkunjung ke kediaman Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin, Rabu (2/4/25). Foto: Rudi-Durasi.co.id

PURWAKARTA, DURASI.co.id – Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, berencana berkomunikasi dengan Dinas Pertanian guna menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan para petani dari Kelompok Tani Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Bungurraya.

Aspirasi tersebut disampaikan saat kedua kelompok tani dari Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berkunjung ke kediaman pribadinya pada Rabu (2/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan kelompok tani mengutarakan berbagai kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi di sektor pertanian.

Perwakilan KTH Bungurraya, Ikmal, mengungkapkan bahwa kelompoknya saat ini mengelola lahan seluas 17 hektare, namun hanya 10 hektare yang telah digarap secara produktif. Sementara itu, 7 hektare lainnya masih belum optimal.

Baca Juga :  DPD FBN-RI Purwakarta Kukuhkan Pengurus Baru, Siap Berkontribusi untuk Negeri

“Kedatangan kami ke Bapak Wabup bertujuan untuk meminta dukungan dari pemerintah, terutama dalam bentuk bibit jagung hibrida, pupuk, serta pelatihan atau penyuluhan terkait pertanian,” ujar Ikmal.

Kelompok tani tersebut juga menyampaikan apresiasi atas bantuan bibit jambu kristal yang sebelumnya diberikan oleh Abang Ijo, yang kini telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, manfaat jambu kristal sudah kami rasakan, bahkan anak cucu kami pun turut menikmatinya. Sekarang, saya sendiri yang membeli dan menampung hasil panen jambu kristal dari warga,” timpal Wandi, perwakilan RKIH.

Menanggapi aspirasi para petani, Abang Ijo menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian di Purwakarta. Ia menyebutkan bahwa pihaknya berencana untuk kembali menyalurkan bantuan bibit jambu kristal kepada masyarakat.

Baca Juga :  Jurnalis Tasikmalaya Tolak Revisi UU Penyiaran

“Untuk bibit jagung, kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait. Sementara itu, aspirasi petani mengenai saluran irigasi dan pengerukan lumpur situ akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Bupati Purwakarta, Om Zein,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa jambu kristal kini telah menjadi sumber penghasilan bagi warga dan berjanji akan mengadakan kembali pelatihan bagi petani yang masih mengalami kendala dalam perawatan tanaman tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa manfaat dari pertanian ini bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. Jika ada kendala dalam perawatan, kami akan mengadakan pelatihan tambahan,” pungkasnya.

Penulis: Rudi
Editor: Indra