Riau  

Musyawarah V LARM se-Sumatera Hasilkan 15 Rekomendasi Strategis untuk Masyarakat Adat Melayu

Peserta Musyawarah V Sekber LARM se-Sumatera di Pekanbaru, Riau, Minggu (10/8/25).

PEKANBARU, DURASI.co.id – Musyawarah V Sekretariat Bersama Lembaga Adat Rumpun Melayu (Sekber LARM) se-Sumatera yang digelar di Pekanbaru, Riau, menghasilkan 15 poin rekomendasi strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat adat Melayu. Acara yang berlangsung selama tiga hari sejak 8 hingga 10 Agustus 2025 ini diikuti oleh perwakilan dari delapan provinsi di Sumatera.

Ketua Panitia Musyawarah V, Datuk Jonnaidi Dasa, menyatakan bahwa rekomendasi tersebut tidak hanya melanjutkan program sebelumnya, tetapi juga mengakomodasi berbagai persoalan yang akan dihadapi masyarakat adat ke depan.

Menurutnya, seluruh hasil musyawarah akan disampaikan kepada Presiden RI, DPR, DPD, dan pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah provinsi di bawah naungan LARM se-Sumatera.

Baca Juga :  GSB Riau Gelar Silaturahmi dan Evaluasi Penyembelihan Hewan Kurban

“Kami berharap rekomendasi ini menjadi dasar kebijakan yang memperkuat pengakuan dan perlindungan masyarakat adat serta melestarikan budaya Melayu di seluruh Sumatera,” ujar Datuk Jonnaidi.

Beberapa poin penting dalam rekomendasi antara lain percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat, dukungan terhadap Perpres Penertiban Kawasan Hutan, pengusulan Daerah Istimewa Riau, hingga dorongan pembangunan kerja sama dengan masyarakat adat di Malaysia.

Rekomendasi lainnya juga mencakup perlindungan lingkungan pesisir, pengembangan festival budaya Melayu, dan penguatan regulasi terkait zona ekonomi laut bagi masyarakat adat pesisir. [Sukri]