TANGERANG, DURASI.co.id – Modus lama dengan kemasan baru kembali menjerat calon tenaga kerja. Seorang perempuan berinisial SS, berdomisili di Serang, Banten, diduga menipu puluhan pencari kerja dengan dalih perekrutan karyawan pabrik di Kawasan Milenium, Kabupaten Tangerang.
SS, yang dikenal berpenampilan perlente dan kerap menggunakan mobil pribadi, menyewa sebuah kantor di kawasan Citra Maja, Kabupaten Lebak, Banten. Dengan gaya meyakinkan, ia menawarkan pekerjaan kepada para pelamar. Namun, syaratnya, setiap calon tenaga kerja diminta menyetor uang muka atau biaya administrasi dengan nominal cukup besar, baik secara tunai maupun transfer ke rekening pribadi.
Rayuan yang disampaikan SS membuat banyak pelamar tergiur. Mereka dijanjikan akan segera dipanggil bekerja setelah menyerahkan dokumen lamaran dan membayar biaya administrasi. Namun, setelah waktu berlalu, janji tersebut tidak pernah terbukti.
“Awalnya kami diminta sabar, dijanjikan segera dipanggil. Tapi sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan tidak ada kabar. Akhirnya kami sadar telah dibohongi,” ujar salah seorang korban, Senin (25/8/2025).
Para korban menilai praktik percaloan tenaga kerja seperti ini merugikan dan harus diberi sanksi tegas. “Harus ada efek jera. Jangan sampai banyak calon pekerja lain menjadi korban lagi,” kata korban tersebut.
Sementara itu, jajaran kepolisian mulai dari Polda, Polres, hingga Polsek di wilayah Banten meminta calon tenaga kerja yang merasa tertipu segera melapor agar kasus ini bisa diproses hukum.
Modus percaloan tenaga kerja marak terjadi di kawasan industri, termasuk Kabupaten Tangerang yang dikenal sebagai daerah seribu pabrik. Korban umumnya datang dari luar Pulau Jawa, sehingga lebih mudah terjebak dalam praktik penipuan bermodus perekrutan kerja. [Aliman]










