Dialog dengan Mahasiswa, Amsakar Tekankan Pentingnya Kondusivitas Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Candra saat menerima audiensi perwakilan mahasiswa di DPRD Batam, Senin (1/9/25).

BATAM, DURASI.co.id – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota, Li Claudia Candra, menerima kehadiran perwakilan mahasiswa untuk melakukan audiensi di Ruang Rapat Kantor DPRD Kota Batam, Senin (1/9/2025). Pertemuan tersebut dihadiri oleh mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Daerah Kepulauan Riau.

Turut hadir Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kota.

Dalam sambutannya, Wali Kota Batam mengapresiasi kehadiran para mahasiswa yang datang untuk bersilaturahmi dan menyampaikan gagasan. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam memberikan masukan demi kemajuan Batam ke depan.

Baca Juga :  Pemprov Kepri dan DPRD Teken Nota Kesepakatan Perubahan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2021

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami menyambut baik kehadiran adik-adik semua. Kehadiran kalian sedikit banyak akan memberikan kontribusi gagasan dan pemikiran tentang bagaimana agar Batam semakin baik di masa mendatang,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa audiensi tersebut bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bentuk apresiasi pemerintah provinsi maupun kota terhadap mahasiswa.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih karena di tengah eskalasi yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, Batam tetap kondusif. Hal ini menunjukkan adanya kearifan, baik di tingkat penyelenggara maupun mahasiswa,” katanya.

Amsakar juga mempersilakan mahasiswa untuk menyampaikan pemikiran secara terbuka. Ia berharap dialog tersebut dapat menjadi referensi bahwa kepemimpinan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memiliki respons positif terhadap kegiatan mahasiswa.

Baca Juga :  Judi Cap Jiki, Cap Saki, Sie Jie, dan Kamboja Bebas Beroperasi di Karimun

Sementara itu, Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, dalam arahannya menyoroti dinamika nasional yang memunculkan aksi anarkis di sejumlah wilayah. Ia mengajak mahasiswa di Kepri, khususnya di Batam, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.

“Batam adalah daerah strategis yang menjadi perhatian banyak pihak. Kondusivitas wilayah harus kita jaga bersama agar tetap aman dan menarik bagi investor,” tegas Kapolda.

Mahasiswa menyampaikan berbagai pandangan dan aspirasi, sementara pemerintah dan aparat keamanan memberikan ruang dialog yang terbuka. Pertemuan ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi semata, melainkan menjadi langkah nyata memperkuat sinergi untuk Batam yang aman dan kondusif. [Yog]