BATAM, DURASI.co.id – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Penyerahan berlangsung di Panggung Dataran Engku Putri, Batam Centre, Jumat (26/9/2025).
Turut mendampingi Amsakar, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan ucapan selamat kepada para PPPK yang baru menerima SK. Ia menegaskan bahwa proses seleksi berlangsung ketat. Dari 891 pendaftar, hanya 369 orang yang dinyatakan lulus dan mendapatkan formasi PPPK Tahap II.
Rinciannya, 344 orang PPPK teknis, 19 orang jabatan fungsional tenaga kesehatan, dan 6 orang jabatan fungsional tenaga guru. Sementara itu, satu peserta tercatat mengundurkan diri dan satu orang lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Seluruh PPPK yang lulus nantinya akan ditempatkan di 37 OPD di lingkungan Pemko Batam.
Dalam arahannya, Wali Kota Amsakar menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan loyalitas bagi setiap aparatur. Menurut dia, sikap merupakan hal utama yang harus dimiliki ASN, karena tanpa sikap yang benar, kompetensi dan aturan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
Ia mengingatkan para PPPK agar memaknai kelulusan ini sebagai amanah besar untuk mengabdi kepada Pemerintah Kota Batam.
“Saudara-saudara, yang mendaftar awalnya ada 800-an orang. Setelah melalui tahapan seleksi, yang benar-benar bisa menerima SK hari ini hanya 300-an orang. Ini artinya prosesnya sangat ketat. Karena itu, yang lulus harus memaknainya sebagai amanah besar untuk mengabdi kepada Pemko Batam,” tegas Amsakar.
Lebih lanjut, ia berpesan agar para PPPK bekerja dengan motivasi pengabdian. Amsakar meminta ASN di lingkungan Pemko Batam tidak memperlambat urusan masyarakat, rajin belajar, serta memiliki pemahaman menyeluruh tentang pemerintahan Kota Batam.
Di akhir sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa ASN tidak boleh puas hanya dengan lingkup kerja masing-masing. Aparatur dituntut terus mengasah diri, memahami seluruh OPD, serta mempelajari data makro Kota Batam. Dengan begitu, wawasan dan keterampilan yang dimiliki akan semakin baik. [sal]







