Dikira Tidur, Pria Ini Ternyata Sudah Meninggal di Meja Kedai Sarapan Pekanbaru

Jasad seorang pria ditemukan di sebuah kedai sarapan di Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Sabtu (1/11/25). Foto: Polsek Tenayan Raya

PEKANBARU, DURASI.co.id – Warga Jalan Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria di sebuah kedai sarapan yang masih tutup pada Sabtu (1/11/2025) dini hari.

Korban diketahui bernama Hazzen (29), warga Jalan Lintas Timur atau Jalan Mekar Sari, Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Didi Antoni, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Frengky, yang baru keluar dari sebuah warung internet (warnet) di sekitar lokasi kejadian.

“Sekitar pukul 03.00 WIB, saksi melihat seorang pria tidur di atas meja kedai sarapan yang masih tutup. Saat didekati, pria itu sudah tidak bergerak dan mengeluarkan busa dari mulutnya,” ujar Kompol Didi, Sabtu (1/11/2025).

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Bengkalis Hadiri Pawai serta Malam Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke-43 Tingkat Provinsi Riau

Saksi kemudian melapor ke layanan darurat Polresta Pekanbaru melalui nomor 110. Tak lama setelah laporan diterima, tim dari Polsek Tenayan Raya bersama Unit Identifikasi Polresta Pekanbaru tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk pemeriksaan luar atau visum et repertum.

“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban telah meninggal beberapa jam sebelum ditemukan,” jelas Kompol Didi.

Menurut keterangan warga sekitar, korban dikenal tidak memiliki tempat tinggal tetap dan sering terlihat mondar-mandir di kawasan tersebut. Ia juga diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Pihak keluarga korban yang dihubungi kepolisian menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.

Baca Juga :  Dua Bandar Sabu Asal Pekanbaru dan Kampar Dibekuk di Rengat

“Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara Islam,” kata Kompol Didi.

Penulis: Sukri
Editor: Aliman