Pengemudi Mobil Tewas Usai Tabrak Kendaraan Parkir dan Terguling di Depan Vihara Penuin

Kecelakaan maut terjadi di depan Vihara Penuin, Batam, Selasa (4/11/25). Foto: Simon-Durasi.co.id

BATAM, DURASI.co.id – Kecelakaan maut terjadi di depan Vihara Penuin, Batam, Selasa (4/11/2025) dini hari. Seorang pengemudi mobil berwarna hitam tewas setelah menabrak mobil Maxim yang sedang parkir di depan Nagoya Hill, lalu berusaha melarikan diri hingga akhirnya terguling di depan vihara tersebut.

Peristiwa berawal ketika mobil hitam yang dikemudikan korban menabrak Toyota Calya milik Sumarno, anggota komunitas Andalan Driver Online (Komando), yang tengah berhenti untuk membeli makanan di kawasan Nagoya Hill.

“Mobil saya sudah terparkir di pinggir jalan, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Benturannya sangat keras,” ujar Sumarno.

Akibat tabrakan itu, bagian belakang mobil Maxim mengalami kerusakan parah. Diduga panik, pengemudi mobil hitam tersebut melarikan diri ke arah Penuin. Namun karena roda kiri mobilnya juga rusak, kendaraan itu oleng dan terguling di depan Vihara Penuin.

Baca Juga :  Bazaar Murah Ramadan 1447 H, BP Batam Hadirkan Pangan Terjangkau untuk Pegawai dan Masyarakat

Wakil Satgas Komando, Okka, mengatakan petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth, tetapi nyawanya tidak tertolong.

“Pengemudi mobil hitam meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit,” kata Okka.

Sumarno bersama sejumlah anggota Komando telah melaporkan peristiwa itu ke Satlantas Polresta Barelang. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Okka, mewakili Ketua Umum Komando Feryandi Tarigan, menyampaikan belasungkawa atas insiden yang menelan korban jiwa tersebut.

“Kami mengimbau para anggota komunitas dan pengemudi daring lainnya agar selalu berhati-hati di jalan serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lain,” ucapnya.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Utamakan Pendekatan Persuasif

Penulis: Simon
Editor: Aliman