Awal Tahun 2026, Cuaca Riau Didominasi Berawan dan Potensi Hujan

Ilustrasi berawan. (Foto: Istock)

PEKANBARU, DURASI.co.id – Awal tahun 2026 di Provinsi Riau diawali dengan cuaca berawan dan berpotensi hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi udara masih didominasi kabut pada pagi hari, disusul hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah pada siang hingga dini hari.

Pada Kamis, 1 Januari 2026, pagi hari di Riau diperkirakan berada pada kondisi udara kabur hingga cerah berawan. Berdasarkan pantauan citra radar, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang teramati di Kabupaten Siak, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Pelalawan.

Memasuki siang hari, cuaca secara umum cerah berawan hingga berawan. Namun pada sore hingga malam, potensi hujan kembali meningkat di beberapa daerah, seperti Kabupaten Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, serta Kota Dumai dan Kota Pekanbaru.

Baca Juga :  Tim Penggerak PKK Bengkalis, Gelar Penyuluhan Peningkatan Kesadaran Kerja Sama Keluarga dan Kelompok Masyarakat

Forecaster on duty BMKG Pekanbaru, Deby C menyebutkan bahwa curah hujan tersebut berpeluang meluas hingga dini hari.

“Pada dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi hampir di sebagian besar wilayah Provinsi Riau,” kata Deby.

BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi perubahan cuaca dengan intensitas yang lebih tinggi pada waktu tertentu.

“Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru pada sore hingga malam atau dini hari,” ujarnya.

Secara umum, suhu udara di Riau berada pada kisaran 22–33 derajat Celsius dengan kelembapan 60–100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Baca Juga :  Pimpinan LAMR Masa Khidmat 2022-2027 Resmi Dikukuhkan

Sementara itu, kondisi perairan di wilayah Riau diperkirakan relatif aman. Tinggi gelombang berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau termasuk kategori rendah.

Berdasarkan pembaruan data titik panas hingga pukul 23.00 WIB, total hotspot di wilayah Sumatera terpantau sebanyak empat titik dan seluruhnya berada di Provinsi Aceh. Untuk wilayah Riau, tidak terdeteksi adanya titik panas atau nihil hotspot.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, khususnya bagi warga yang berkegiatan di luar ruangan, serta terus mengikuti informasi cuaca resmi yang dikeluarkan BMKG,” ujar Deby menutup penjelasan. [Sukri]