Perkuat Pariwisata dan Daya Saing Daerah, Bobby Nasution Tekankan Penataan Kawasan Perkotaan Lebih Serius

Gubernur Sumut Bobby Nasution memimpin Rakor Rencana Aksi Daerah Penataan Kawasan Perkotaan dan Kawasan Pariwisata di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jumat (6/2/26).

MEDAN, DURASI.co.id – Penataan kawasan perkotaan menjadi isu penting yang disoroti Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution usai Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Penataan kawasan perkotaan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap pariwisata, investasi, serta daya saing daerah.

Penataan kawasan perkotaan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah. Arahan tersebut sejalan dengan perhatian Bobby Nasution terhadap tata kota, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

“Sudah lima kali arahan ini diberikan Presiden. Apalagi Medan Raya (Medan, Binjai, Deliserdang) menjadi salah satu daerah percontohan waste to energy yang akan dibangun oleh Danantara,” kata Bobby Nasution pada acara Rencana Aksi Daerah Penataan Kawasan Perkotaan dan Kawasan Pariwisata di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga :  Anggota DPRD Medan, Paul MA Simanjuntak Ajak Semua Kalangan Tanamkan Pemahaman Pancasila Sejak Dini

Bobby Nasution memetakan sedikitnya tujuh persoalan tata kota yang perlu ditangani secara serius. Ketujuh persoalan tersebut meliputi pengelolaan sampah, kawasan kumuh, reklamasi liar, kabel utilitas dan penerangan, trotoar, reklame dan papan reklame, serta drainase.

“Papan reklame misalnya, tolong dibuat peraturannya dengan benar agar tidak menumpuk di satu lokasi. Kabel komunikasi, internet, dan listrik yang masih semrawut agar dikoordinasikan dengan pihak terkait. Penerangan jalan, mungkin anggaran bapak/ibu tidak cukup, saran saya menggunakan KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha), seperti lampu dan pengelolaan sampah. Kalau anggaran terlalu minim, kita bantu,” kata Bobby Nasution.

Selain itu, Bobby Nasution juga meminta seluruh ASN, TNI, dan Polri untuk ikut membantu penataan serta menjaga kebersihan kota, terutama di kawasan pariwisata, agar upaya penataan kota dapat berjalan lebih cepat dan optimal.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-26, Pemkab Tuba Gelar Jalan Sehat

“Ini kerja besar kita bersama, membersihkan sampah di tempat-tempat umum, jalan, dan fasilitas umum. Daerah harus punya strategi sendiri, terutama yang memiliki kawasan pariwisata. Kalau perlu, bentuk badan pengelolanya,” kata Bobby Nasution.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Setdaprov Sumut Sulaiman Harahap, serta Forkopimda Sumut. Hadir pula 17 kepala daerah se-Sumut, OPD terkait Pemerintah Pemprov Sumut dan OPD terkait kabupaten/kota. [Nababan]