PEKANBARU, DURASI.co.id – Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), tepatnya di KM 25+800 Jalur B, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 23.45 WIB. Insiden yang melibatkan sebuah ambulans dan truk trailer tersebut menewaskan tiga orang penumpang ambulans, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan.
Setelah menerima laporan kejadian, personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Riau langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polisi mengategorikan peristiwa tersebut sebagai kecelakaan lalu lintas menonjol atau golongan berat.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, mengatakan kecelakaan melibatkan ambulans bernomor polisi BM 7113 P dan truk trailer bernomor polisi B 9694 UIZ.
“Saat petugas tiba di lokasi, pengemudi truk trailer diketahui telah meninggalkan tempat kejadian sehingga statusnya sempat dalam penyelidikan,” kata Eko, Senin (8/6/2026).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi ambulans kehilangan kendali saat berkendara.
Ambulans tersebut dikemudikan Doni Afrizal (39), warga Jalan Sekip, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Saat kejadian, kendaraan melaju dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru.
Menurut Eko, sesampainya di KM 25+800 Jalur B, ambulans menabrak bagian samping kiri truk trailer yang berada di depannya.
“Kronologi kejadian bermula ketika ambulans melaju dengan kecepatan tertentu. Setibanya di KM 25/800 B, kendaraan tersebut menghantam bagian samping kiri truk trailer yang berada tepat di depannya,” ujarnya.
Benturan keras membuat pengemudi ambulans berupaya menghindari tabrakan yang lebih parah dengan membanting setir ke arah kanan. Namun, manuver tersebut justru menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga terbalik di badan jalan tol.
Akibat kejadian itu, tiga penumpang ambulans meninggal dunia di lokasi. Mereka masing-masing Ade Misra (38) dan Kasih Afrianti (38), yang merupakan ibu rumah tangga asal Jalan Siak Bagan Api, serta Winda Handasari (37), seorang perawat yang turut berada dalam ambulans.
“Korban meninggal diidentifikasi sebagai Ade Misra (38) dan Kasih Afrianti (38), keduanya merupakan ibu rumah tangga asal Jalan Siak Bagan Api, serta Winda Handasari (37), seorang tenaga medis (perawat) yang ikut dalam rombongan ambulans tersebut,” ucap Eko.
Selain korban meninggal, satu penumpang lainnya dilaporkan selamat dengan luka ringan. Kerusakan berat pada ambulans akibat kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Petugas Sat PJR Ditlantas Polda Riau telah mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Selanjutnya, penanganan perkara beserta barang bukti dilimpahkan kepada Unit Laka Lantas Polsek Kandis, Polres Siak.
“Kami juga tengah melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk trailer yang kabur serta mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi dan batas kecepatan berkendara demi menghindari kecelakaan serupa,” tukasnya. [bud]








