TANJUNGPINANG, DURASI.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau (Kepri) mengerahkan 1.589 petugas lapangan untuk mendukung pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di seluruh wilayah Provinsi Kepri.
Kepala BPS Kepri, Toto Haryanto Silitonga, mengatakan para petugas tersebut akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun ke lokasi usaha mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
“Para petugas sensus ini menjadi ujung tombak pendataan dari pintu ke pintu (door to door) di seluruh wilayah Kepri mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026,” kata Toto saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Kepri di Balairung Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (17/6/2026).
Menurut Toto, BPS Kepri telah menyiapkan berbagai langkah guna memastikan pelaksanaan SE2026 berjalan lancar dan optimal. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara masif di berbagai daerah.
Ia menyebutkan, hingga saat ini BPS Kepri telah memasang materi publikasi melalui 18 videotron, 16 baliho, 67 spanduk, tujuh banner, 28 poster, serta 406 media publikasi lainnya yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
Selain melalui media publikasi, sosialisasi juga dilakukan lewat 130 kegiatan yang diikuti oleh 8.076 peserta. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya Sensus Ekonomi 2026.
BPS Kepri bersama BPS kabupaten dan kota juga menyelenggarakan 53 kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar), yaitu pengisian kuesioner sensus secara mandiri oleh pelaku usaha dengan pendampingan petugas BPS.
“Kegiatan tersebut telah diikuti 1.135 pelaku usaha besar dan menengah di seluruh Kepulauan Riau,” ujarnya.
Toto turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terhadap pelaksanaan SE2026. Ia mengatakan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bahkan menjadi responden pertama yang didata pada hari pertama pelaksanaan sensus.
“Kami juga mengapresiasi dukungan penuh Gubernur Kepulauan Riau terhadap pelaksanaan sensus ekonomi. Pada hari pertama pelaksanaan SE2026, yakni 15 Juni 2026, Gubernur Ansar Ahmad berkenan menjadi responden pertama yang didata langsung oleh petugas BPS,” ucap Toto. [rud]








