Perkuat Ekosistem Aviasi, BP Batam Dukung Pengembangan Batam Aero Engine

Redaksi Durasi
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menghadiri peresmian Batam Aero Engine. (Foto: BP Batam)

BATAM, DURASI.co.id – Pengembangan industri penerbangan di Kota Batam memasuki babak baru setelah Batam Aero Engine resmi diresmikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic. Peresmian tersebut dihadiri Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Kehadiran fasilitas ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri aviasi sekaligus mendorong kemandirian sektor penerbangan nasional.

Batam Aero Engine diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat industri penerbangan di Indonesia, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi pengembangan layanan perawatan dan perbaikan mesin pesawat di dalam negeri.

Menurut Amsakar, pertumbuhan industri aviasi memiliki arti penting bagi Batam. Selain memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi daerah, keberadaan industri tersebut berpotensi menciptakan lapangan kerja yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi khusus.

Baca Juga :  Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Batam Kota Gelar Karang Pamitran

Pengembangan industri aviasi juga sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat sektor manufaktur dan jasa bernilai tambah. Dengan dukungan kawasan industri, infrastruktur, serta kemudahan investasi, Batam memiliki peluang untuk terus menarik investasi di sektor-sektor strategis.

Peresmian Batam Aero Engine sekaligus mempertegas komitmen BP Batam dalam menciptakan iklim usaha yang memberikan kepastian dan kemudahan bagi investor. Kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga tren positif investasi di Batam.

BP Batam mencatat realisasi investasi di Batam pada Semester I 2026 mencapai Rp38,97 triliun berdasarkan metode bottom-up. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap Batam masih terus tumbuh.

Dengan hadirnya Batam Aero Engine, Batam diharapkan semakin diperhitungkan sebagai salah satu simpul industri aviasi di kawasan. Penguatan fasilitas, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan pengembangan rantai industri menjadi bagian penting untuk menjadikan Batam tidak sekadar sebagai kawasan investasi, tetapi juga pusat industri berteknologi tinggi.

Baca Juga :  Artspace Artotel Batam Hadirkan Pameran Tunggal yang Menyelami Eksistensi Manusia

Langkah tersebut pada akhirnya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap layanan perawatan mesin pesawat dari luar negeri sekaligus memperkuat kemampuan industri aviasi nasional.

BP Batam pun menegaskan dukungannya terhadap investasi strategis yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat posisi Batam dalam rantai industri global. [dr]