Pemprov Sumut Hadirkan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah untuk Atasi Kebuntuan Pembangunan Desa

Redaksi Durasi
Dinas PMD Dukcapil Sumut menggelar konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (28/8/26).

MEDAN, DURASI.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan Program Strategis Daerah (PSD) Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya. Program yang telah dituangkan dalam RPJMD tersebut dirancang untuk mengatasi keterbatasan pembangunan desa dan kelurahan yang selama ini dinilai masih bersifat parsial.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Sumut, Muhammad Suib, menjelaskan bahwa KKSB mengusung pendekatan pembangunan kawasan terintegrasi (area-based development) serta menempatkan warga sebagai subjek pembangunan (community-driven). Pendekatan ini membedakan KKSB dari program dana desa biasa, dengan fokus memperkuat identitas dan kreativitas lokal agar produktivitas ekonomi meningkat.

Baca Juga :  Pemko Batam Tegaskan Komitmen Pelayanan Kesehatan Masyarakat Bersama BPJS

Program ini ditargetkan untuk menjawab tantangan pengentasan status 521 desa sangat tertinggal dan 707 desa tertinggal di Sumut. Guna mendukung transformasi tersebut, Pemprov Sumut mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp5 miliar hingga Rp50 miliar per kawasan.

Proses seleksi kawasan penerima bantuan melibatkan kolaborasi 19 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan akademisi. Seleksi dan verifikasi proposal dari kabupaten/kota berlangsung pada 1 Juli hingga 5 September 2026. Gubernur dijadwalkan menetapkan desa penerima pada 28 Oktober 2026, sementara pelaksanaan program akan dimulai secara resmi pada Januari 2027. [Nababan]