SERANG, DURASI.co.id – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten memperkuat komunikasi dengan insan pers guna memperluas penyebaran informasi mengenai program dan pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, bersama sejumlah pejabat BPN ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 25, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (23/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Harison menekankan pentingnya membangun koordinasi yang baik antara BPN dan organisasi profesi wartawan. Selain mempererat hubungan kelembagaan, komunikasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses identifikasi wartawan yang melakukan peliputan di lingkungan kantor BPN.
Menurut Harison, sinergi dengan PWI juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai informasi mengenai program dan peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat melalui pemberitaan media.
“Dengan mengenal PWI, koordinasi akan lebih mudah untuk memastikan anggota yang meliput di kantor-kantor BPN. Selain itu, program-program pelayanan yang diberikan BPN dapat tersampaikan kepada masyarakat melalui teman-teman media,” ujar Harison.
Ia menilai, komunikasi yang terbuka antara BPN dan media diperlukan untuk mencegah kesalahpahaman saat kegiatan jurnalistik berlangsung, sekaligus mendukung penyampaian informasi yang akurat kepada publik.
Harison juga menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur administrasi pertanahan. Dalam proses jual beli tanah, misalnya, masyarakat perlu menyelesaikan tahapan pembuatan akta serta memenuhi kewajiban pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebelum melanjutkan proses sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pemberitaan yang informatif, ia berharap masyarakat dapat memahami persyaratan, tahapan, serta estimasi waktu penyelesaian berbagai layanan pertanahan. Dengan demikian, proses pengurusan dokumen diharapkan berjalan lebih tertib dan lancar.
Selain itu, Harison mengingatkan masyarakat agar memastikan petugas yang melakukan pengukuran tanah membawa surat tugas resmi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan kewenangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Saya tidak ingin lagi ada bahasa kurang komunikasi dengan teman-teman media. Saya berharap ada pemberitaan mengenai program-program yang dilaksanakan serta testimoni tentang layanan kita,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten, Rian Nofandra, menyambut baik kunjungan Harison beserta jajaran. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara PWI dan BPN Banten.
Rian menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap komunikasi yang telah terjalin dapat ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan bersama.
“Saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Pak Kakanwil beserta jajaran, semoga ini menjadi awal yang baik untuk membangun kolaborasi,” ujar Rian, yang akrab disapa Opan.
Ia menilai, kerja sama antara organisasi wartawan dan BPN diperlukan untuk mendukung pembangunan Provinsi Banten melalui penyebaran informasi serta edukasi publik, khususnya mengenai persoalan pertanahan.
“Sudah saatnya kita bersama dengan BPK memberikan edukasi dan informasi mengenai pertanahan melalui kolaborasi ini,” kata Opan.
Opan juga berharap pertemuan tersebut bukan menjadi agenda silaturahmi yang terakhir. Ia menginginkan adanya pertemuan lanjutan untuk menjaga hubungan baik sekaligus memperkuat kerja sama dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga di kesempatan lain kita bisa kembali berkumpul untuk membangun Banten yang lebih baik,” tuturnya.
Dalam kunjungan tersebut, Harison didampingi Kepala Kantor BPN Kota Cilegon Goyandi Dwi Ammar, Kepala Kantor BPN Kota Serang Osman Affan, Kepala Bagian Tata Usaha BPN Banten Adhi Maskawan, serta Kepala Kantor BPN Kabupaten Serang Elfian Iskariza. [Aliman]








