BANDAR LAMPUNG, DURASI.co.id – Curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir, yang berbarengan dengan pasangnya air laut di sekitar wilayah Panjang, Kota Bandar Lampung menjadi perhatian serius bagi Pelindo Regional 2 Panjang.
General Manager (GM) Pelindo Regional 2 Panjang, Imam Rahmiyadi mengatakan, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Pelindo Regional 2 Panjang terus menindaklanjuti empat langkah kesepahaman yang telah disepakati bersama Pemerintah Kecamatan Panjang dalam mengatasi permasalahan genangan air akibat tingginya curah hujan di wilayah tersebut.
Langkah-langkah ini juga melibatkan Pemerintah Kota Bandar Lampung dan telah disepakati pada awal tahun 2024.
Adapun empat poin kesepahaman yang dimaksud adalah sebagai berikut:
- Normalisasi saluran air melalui pengerukan sedimentasi drainase di Jalan Soekarno-Hatta sisi timur atau hulu pelabuhan, hingga simpang Tugu Pengantin.
- Pembersihan sampah dan pembuatan grease trap di drainase Jalan Soekarno-Hatta.
- Untuk mencegah sampah dan pencemaran ke area pelabuhan serta kolam, saluran-saluran air dari luar perlu diminimalisir agar tidak masuk ke pelabuhan.
- Pembersihan sampah untuk memaksimalkan resapan air di sepanjang rel dan tembok pelabuhan.
“Hingga triwulan pertama tahun 2024, keempat langkah tersebut telah selesai dilaksanakan oleh Pelindo Regional 2 Panjang. Komitmen ini juga dilanjutkan dengan rencana untuk mengantisipasi banjir yang sering terjadi di sekitar area Pelabuhan Panjang. Salah satunya dengan penambahan manhole atau lubang drainase di sepanjang Jalan Yos Sudarso guna mempercepat penyerapan limpahan air yang meluap ke jalan,” katanya, Selasa (11/2/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, Pelindo Regional 2 Panjang memiliki komitmen yang serius dalam penanganan bencana, termasuk masalah banjir yang saat ini dihadapi warga sekitar Kecamatan Panjang.
“Pada musim penghujan seperti ini, kami fokus pada pembenahan drainase yang sebenarnya sudah kami lakukan pada triwulan pertama tahun 2024, dengan cara pembersihan sedimentasi dan pemasangan jaring sampah di sepanjang Jalan Dokter Agus hingga simpang Tugu Pengantin Teluk Ambon,” jelasnya.
Hal ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar yang terdampak banjir. Pelindo Regional 2 Panjang juga telah menyalurkan bantuan kepada warga di sekitar Kecamatan Panjang pada akhir tahun 2024 melalui program TJSL, berupa paket sembako dan bantuan lainnya.
“Bantuan ini disalurkan kepada warga yang terdampak musibah banjir besar akibat curah hujan yang tinggi dan pasang air laut beberapa waktu lalu. Ini juga merupakan bagian dari partisipasi aktif Kementerian BUMN dalam aksi sosial di lingkungan sekitar, serta upaya terus menerus untuk mengatasi masalah genangan air dan banjir, dengan melibatkan seluruh stakeholder dan pihak terkait,” ujarnya.
Ia juga membantah informasi yang menyebutkan penutupan drainase oleh Pelindo Regional 2 Panjang.
“Pelindo Regional 2 Panjang akan terus berkomitmen bersama stakeholder untuk mengatasi genangan banjir pada saat curah hujan tinggi, dan melanjutkan upaya pembersihan, serta perbaikan saluran drainase yang tersumbat oleh sampah dan lainnya,” tegasnya.
Penulis: Aliman
Editor: Indra







