Atap Sekolah Terbang dan Ruko Rusak, Puting Beliung Mengguncang Batam

Atap SDN 002 Sekupang, Batam rusak akibat angin puting beliung, Senin (17/3/25). Foto: Simon-Durasi.co.id

BATAM, DURASI.co.id – Angin puting beliung menerjang kawasan Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada Senin (17/3/2025) siang.

Terjangan angin kencang yang datang tiba-tiba mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik, termasuk atap Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Sekupang yang porak poranda.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sebagian besar atap sekolah terlepas dan beterbangan, menyisakan rangka atap yang terbuka. Beberapa lembar seng yang tersisa terlihat menggantung dan terlipat akibat terpaan angin kencang.

Menurut seorang saksi mata, kejadian berlangsung sangat cepat. “Awalnya hanya mendung dan angin bertiup biasa, tetapi tiba-tiba datang angin kencang berputar-putar. Atap sekolah langsung terangkat dan beterbangan. Kami semua panik,” ujar Jabat, warga yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Kapolresta Barelang Terima Kunjungan Serdik Sespimti Polri

Sementara itu, Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, mengungkapkan bahwa sementara ini tercatat satu sekolah dan empat ruko mengalami kerusakan. Namun, jumlah total bangunan terdampak masih dalam proses pendataan.

“Kemungkinan akan bertambah karena lokasi terdampak cukup luas,” ungkap Kompol Benhur Gultom.

Diketahui, area yang terkena dampak tersebar mulai dari Simpang Lampu Merah depan Vitka Farma hingga ke Tiban Cipta Land.

Meski tidak ada korban jiwa, seorang warga berinisial RIS mengalami luka di kaki akibat tertimpa material bangunan yang beterbangan.

“Korban hanya mengalami luka gores dan lecet di kaki kanan. Kejadiannya di sekitar Vitka Farma, tapi korban tinggal di Tiban Lama,” jelas Benhur.

Baca Juga :  Lewat Coffee Morning, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini.

“Sebaiknya tetap berhati-hati, terutama saat ada angin kencang. Jika tidak mendesak, lebih baik tetap di dalam rumah,” pesannya.

Penulis: Simon
Editor: Indra