BNI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pekanbaru

Pimpinan BNI menyerahkan bantuan untuk warga terdampak banjir melalui Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (11/3/25). Foto: BNI

PEKANBARU, DURASI.co.id – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Wilayah 02 bersama BNI Cabang Pekanbaru menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp 25 juta untuk korban banjir di Kota Pekanbaru.

Selain itu, BNI juga memberikan 100 paket sembako dalam program BNI Berbagi Ramadan senilai Rp 25 juta bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Department Head Divisi CSE BNI, Kliko TB Mulyono, mengatakan bahwa bantuan diserahkan langsung kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho pada Selasa (11/3/2025) lalu.

“Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bagian dari bakti sosial BNI dalam rangka menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) terhadap masyarakat terdampak bencana,” kata Kliko TB Mulyono, Kamis (13/3/2025).

Baca Juga :  Ini Penjelasan BMKG soal Hujan Es di Pekanbaru

Ia menyebutkan, dengan total bantuan senilai Rp 50 juta, BNI berharap dapat meringankan beban korban banjir, terutama karena sebagian besar dari mereka juga sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya bagi para korban,” sebutnya.

Lebih lanjut, Kliko TB Mulyono menyampaikan bahwa melalui program CSR BNI Berbagi, perseroan memiliki tanggung jawab untuk menebarkan kepedulian sosial.

“Bantuan yang kami salurkan berupa 130 dus mi instan, 20 dus sarden, 70 papan telur, serta 100 paket BNI Berbagi, yang terdiri dari total 500 kg beras, 100 kg gula, 100 bungkus minyak goreng, dan 100 paket mi instan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” ucapnya.

Baca Juga :  Tiga Pria Bertato Pembegal Pelajar di Kuansing Dibekuk

Sebagimana diketahui, curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir di Provinsi Riau menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, dengan ketinggian air mencapai 50 cm hingga satu meter. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, dan perekonomian lumpuh. Banjir merendam rumah warga, sekolah, lahan perkebunan, sawah, serta jalan raya.

Penulis: Sukri
Editor: Indra