Bobby Nasution Dorong Penyelesaian Dua Dokumen Pemulihan Pascabencana

Gubernur Sumut Bobby Nasution memimpin rapat percepatan pemulihan pascabencana di Aula Kantor Badan Penghubung, Jakarta, Selasa (27/1/26).

JAKARTA, DURASI.co.id – Gubernur Sumatera (Sumut) Utara Bobby Nasution meminta kabupaten dan kota yang terdampak bencana agar segera menyelesaikan dua dokumen utama dalam rangka percepatan pemulihan pascabencana. Dua dokumen tersebut yakni Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) serta data by name by address (BNBA).

Kedua dokumen ini menjadi acuan pemerintah pusat dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Bantuan yang disalurkan antara lain berupa dana tunggu hunian (DTH), stimulus ekonomi, pembangunan hunian tetap (huntap), bantuan mebel rumah, serta bantuan lainnya.

Hingga saat ini, masih terdapat dua daerah yang belum menyelesaikan dokumen R3P. Bobby Nasution meminta agar penyusunan dokumen tersebut segera dirampungkan.

Baca Juga :  Qudrotul Ikhwan Bagikan Sembako kepada Korban Bencana Alam Banjir

“Buat datanya secepat dan setepat mungkin. Sebentar lagi Ramadan, kita ingin masyarakat nyaman beribadah. Kemudian Idulfitri, kita tidak ingin masyarakat masih berada dalam situasi bencana saat hari raya,” kata Bobby Nasution di Aula Kantor Badan Penghubung, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Untuk memastikan keakuratan data, Bobby Nasution meminta pemerintah kabupaten dan kota berkolaborasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini penting agar data yang disusun valid dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun maladministrasi.

“Berkolaborasilah dengan Forkopimda, TNI, Polri, dan Kejaksaan agar data tersebut valid dan benar secara administrasi. Selanjutnya dilakukan verifikasi oleh BPS. Karena itu, kita perlu bekerja lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Buka Pasar Murah di 151 Kelurahan Selama Ramadan, Rico Waas Pastikan Distribusi Tepat Sasaran dan Bebas dari Praktik Kecurangan

Rapat tersebut dihadiri seluruh kepala daerah yang terdampak bencana, antara lain Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Hutabarat, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, serta bupati dan wali kota lainnya. Turut hadir pula organisasi perangkat daerah terkait dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota. [Nababan]